Lakpesdam PCNU Indramayu Ciptakan Lingkungan Pesantren Aman, Nyaman Dan Bebas Kekerasan

Kamis, 20 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu – Patrolinews86.com
Upaya menciptakan lingkungan pendidikan pesantren yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan terus didorong oleh Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU Indramayu melalui Program Inklusi.

Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan di Pesantren dengan tema “Menuju Transformasi Pesantren; Santri Aman, Orang Tua Tenang, Prestasi Gemilang”, yang digelar di Pondok Pesantren Bolon, Desa Tenajar Lor, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan sejumlah pesantren, dewan guru, Satgas PPA, Forum Anak, serta para santri. Kegiatan menjadi ruang bersama untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan kekerasan sekaligus membangun mekanisme penanganan yang tepat ketika terjadi kasus kekerasan di lingkungan pesantren.

Ketua Lakpesdam PCNU Indramayu, Ali Ma’nawi alias Almak, mengatakan sosialisasi tersebut penting karena pesantren memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter dan moral generasi bangsa.

“Pesantren merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang menjadi bengkel moral masa depan generasi bangsa. Karena itu, pesantren harus menjadi ruang yang aman bagi santri untuk belajar, tumbuh, berkembang, dan meraih prestasi,” ujar Almak.

Menurutnya, upaya pencegahan kekerasan di pesantren bukan hanya menjadi tanggung jawab pengasuh atau pengelola pesantren, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari guru, santri, orang tua, hingga jejaring perlindungan anak.

“Membangun pesantren yang bebas dari kekerasan membutuhkan komitmen bersama. Kita ingin orang tua merasa tenang ketika menitipkan anaknya di pesantren, sementara para santri dapat menjalani proses pendidikan dengan aman dan nyaman,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan penguatan materi dari sejumlah narasumber. Ibnu Hamzah memaparkan materi bertajuk “Mengenal Citra Diri Pesantren: Antara Idealitas dan Realitas”.

Materi tersebut mengajak peserta melihat kembali citra dan nilai-nilai pesantren serta tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang sesuai dengan prinsip perlindungan dan keselamatan santri.

Sementara itu, Muhammad Hamam menyampaikan materi “Mekanisme Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Pondok Pesantren”. Materi tersebut menekankan pentingnya membangun sistem pencegahan, mengenali bentuk-bentuk kekerasan, serta memastikan adanya mekanisme penanganan dan rujukan yang tepat bagi korban.

Kegiatan juga menjadi momentum untuk memperkuat keterlibatan santri dan Forum Anak dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aman. Santri tidak hanya diposisikan sebagai penerima perlindungan, tetapi juga sebagai bagian penting dari upaya pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan.

Sebagai bentuk keseriusan bersama, kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama tentang anti kekerasan di pesantren. Komitmen tersebut menjadi simbol kesepakatan para pihak untuk bersama-sama mencegah, menolak, dan menangani segala bentuk kekerasan yang dapat mengancam keselamatan serta tumbuh kembang santri.

Melalui kegiatan tersebut, Lakpesdam PCNU Indramayu berharap transformasi pesantren tidak hanya berbicara mengenai peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga memastikan setiap santri mendapatkan hak untuk belajar dalam lingkungan yang aman, bermartabat, dan bebas dari kekerasan. (Agus Sulist/Team)

 

IMG 20260820 WA0006

Berita Terkait

Satlantas Polres Brebes Gencarkan Edukasi Tertib Berlalu Lintas, Sasar Santri dan Masyarakat dalam Ops Patuh Candi 2026
Perkuat Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat, Kapolresta Cirebon Gelar Sholat Jumat Keliling di Astanajapura
Kapolresta Cirebon Pimpin Aksi Green Policing, Tanam 30 Pohon Mangga dan Ajak Personel Peduli Lingkungan
Polres Pekalongan Gerebek Tiga Lokasi, 174 Kemasan Arak Bali dan Ciu Disita!
Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.
Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Satlantas Polres Brebes Gencarkan Edukasi Tertib Berlalu Lintas, Sasar Santri dan Masyarakat dalam Ops Patuh Candi 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Perkuat Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat, Kapolresta Cirebon Gelar Sholat Jumat Keliling di Astanajapura

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Kapolresta Cirebon Pimpin Aksi Green Policing, Tanam 30 Pohon Mangga dan Ajak Personel Peduli Lingkungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Polres Pekalongan Gerebek Tiga Lokasi, 174 Kemasan Arak Bali dan Ciu Disita!

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.

Berita Terbaru

Uncategorized

Casino non AAMS in Italia – vantaggi e svantaggi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB

Uncategorized

Fortune Tiger slot de cassino

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB

Uncategorized

Top 10 Casinos en Ligne (2026) – Sites Fiables & Légaux

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB