*SIRAMAN QOLBU Oleh Harun Sutejo *
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,
Sering kali manusia begitu sibuk mengejar harta dan kenikmatan dunia. Siang dan malam bekerja tanpa mengenal lelah, berharap memperoleh kekayaan yang berlimpah. Namun, pernahkah kita merenungkan bahwa semua yang kita miliki saat ini hanyalah titipan dari Allah SWT?
Tidak ada seorang pun yang dapat hidup selamanya. Cepat atau lambat, setiap manusia akan menemui ajalnya. Ketika kematian datang, harta yang selama ini dikumpulkan tidak akan ikut masuk ke dalam kubur. Rumah yang megah, kendaraan yang mewah, jabatan yang tinggi, bahkan istri, anak, dan keluarga yang sangat dicintai akan ditinggalkan.
Yang akan menemani kita hanyalah amal perbuatan selama hidup di dunia. Jika amal kita baik, maka kebaikan itulah yang akan menjadi penerang. Namun jika hidup hanya diisi dengan kesibukan dunia tanpa mengingat Allah SWT, maka penyesalan akan datang ketika kesempatan sudah tidak ada lagi.
Oleh karena itu, janganlah terlena oleh gemerlap dunia yang sifatnya sementara. Gunakanlah waktu yang masih diberikan Allah untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki akhlak, membantu sesama, bersedekah, dan memohon ampunan atas segala dosa yang pernah dilakukan.
Pintu taubat masih terbuka selama nafas masih berhembus. Jangan menunggu tua untuk bertobat, jangan menunggu sakit untuk mendekat kepada Allah, dan jangan menunggu kematian datang baru menyadari bahwa dunia hanyalah persinggahan sementara.
Marilah kita menjadikan sisa umur yang diberikan Allah SWT sebagai kesempatan untuk memperbanyak amal saleh dan mendekatkan diri kepada-Nya. Semoga ketika ajal menjemput, kita termasuk hamba yang mendapatkan rahmat, ampunan, dan husnul khatimah.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.”Harta yang ditinggalkan akan menjadi milik orang lain, tetapi amal kebaikan akan tetap menjadi milik kita hingga akhirat.”
























