Kapolres Pekalongan Bina Puluhan Pelajar Usai Konvoi Viral yang Resahkan Warga

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan – Polda Jateng – Patrolinews86.com

AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si selaku Kapolres Pekalongan memberikan pembinaan kepada puluhan pelajar yang terlibat aksi konvoi dan membuat keresahan masyarakat di wilayah Desa Api-api, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Pembinaan dilakukan di salah satu SMP di Wiradesa, Rabu (20/5/2026) siang.

 

Turut dihadiri Wakapolres Pekalongan Kompol M Farid Amirullah, Kabag Ren Kompol Busono, Kasat Lantas AKP Alfian Kharisma Putra, Kapolsek Wiradesa Iptu Maman Sugiarto, Kepala sekolah dan perwakilan guru, serta para orang tua siswa.

 

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa aksi konvoi yang dilakukan para pelajar usai ujian sekolah telah meresahkan masyarakat dan berpotensi menimbulkan bahaya di jalan raya.

 

“Saya tanya, apa manfaat dari kegiatan kalian itu? Tindakan kalian sudah meresahkan masyarakat. Bayangkan kalau ibu kalian sendiri berada di jalan lalu terganggu dengan perilaku seperti itu,” kata AKBP Rachmad di hadapan para siswa dan orang tua.

 

Kapolres juga mengingatkan para pelajar agar tidak menyia-nyiakan perjuangan orang tua yang telah bekerja keras membiayai pendidikan mereka.

 

“Kalian belum memikirkan bagaimana mencari uang, sementara orang tua sudah berjuang membiayai sekolah. Gunakan kesempatan itu untuk hal-hal yang baik,” ujarnya.

 

Menurutnya, tidak ada orang tua yang ingin anaknya terjerumus dalam tindakan negatif. Karena itu, pihak kepolisian sengaja menghadirkan para siswa bersama orang tua sebagai bentuk pembinaan agar para pelajar jera dan tidak mengulangi perbuatannya.

 

“Kami ingin adik-adik ini tetap bisa meraih cita-citanya. Tidak ada orang tua yang ingin anaknya susah. Kalau nanti mengulangi lagi, kami sudah mendata nama dan identitas semuanya, maka akan kami bawa ke Polres,” tegasnya.

 

Selain itu, Kapolres meminta para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama menjelang kelulusan sekolah.

 

Ia juga mengingatkan bahaya aksi konvoi di jalan, mulai dari risiko kecelakaan hingga potensi konflik dengan masyarakat.

 

Sementara itu, perwakilan orang tua siswa berharap pihak kepolisian dan sekolah dapat melindungi anak-anak yang hanya ikut-ikutan dalam konvoi tersebut dari sanksi sosial masyarakat.

 

“Anak-anak ini ada yang awalnya hanya ikut-ikutan tanpa tahu akan ada aksi yang meresahkan masyarakat. Kami mohon agar mereka tetap dibina dan dilindungi karena kejadian ini sudah viral,” ujar salah satu orang tua siswa.

 

Di hadapan Kapolres dan orang tua, perwakilan pelajar juga menyampaikan permohonan maaf atas aksi yang dilakukan.

 

“Kami mewakili teman-teman meminta maaf atas kejadian kemarin dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi,” ucap salah satu siswa.

 

Diketahui, sebanyak 20 siswa SMP di Wiradesa dan dua siswa dari SMP di Wonokerto terlibat dalam aksi konvoi yang sempat viral di media sosial tersebut.

 

Kapolres Pekalongan mengatakan, pihaknya bersama Polsek Wiradesa bergerak cepat memberikan pembinaan sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

 

“Kami mengimbau para siswa yang sebentar lagi lulus sekolah untuk tidak melakukan konvoi di jalan karena dapat mengganggu masyarakat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” jelasnya.

 

Sementara itu, pihak sekolah mengapresiasi langkah kepolisian yang telah memberikan pembinaan kepada para siswa.

 

Kepala sekolah menyebut sebanyak 20 siswanya terlibat dalam kegiatan konvoi tersebut dan berharap peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi para pelajar.

 

“Kami berterima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah memberikan pembinaan. Semoga ini menjadi pembelajaran agar siswa bisa menjadi lebih baik kedepannya,” ujarnya. (dewi)

 

Screenshot 20260521 133051

Berita Terkait

Operasi patuh 2026 Dimulai polri ajak Masyarakat jadikan keselamatan sebagai kebiasaan.
HUT ke-75 Humas Polri, Kapolres Cirebon Kota Tekankan Pentingnya “Jembatan Emas” di Era Digital
Kapolres Kuningan Turun Langsung Bantu Korban Puting Beliung di Mekarsari
Wujud Polri Bersama Masyarakat, Kapolda Kalteng Gelar Polisi Peduli Pengangguran di Pangkalan Bun
Kapolres Tulang Bawang Barat Gelar Podcast, Bahas Kamtibmas dan Kedaulatan Pangan
Pererat Silaturahmi Lewat Sholat Subuh, Kapolres Ajak Warga Bersinergi Jaga Keamanan Lingkungan
Ciptakan Sekolah Ramah Anak, Polres Pekalongan Kota Gencarkan Edukasi Anti-Bullying melalui Police Goes to School 
Patroli Operasi Patuh Candi, Satlantas Pekalongan Ingatkan Sopir Truk soal Keselamatan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Operasi patuh 2026 Dimulai polri ajak Masyarakat jadikan keselamatan sebagai kebiasaan.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:48 WIB

HUT ke-75 Humas Polri, Kapolres Cirebon Kota Tekankan Pentingnya “Jembatan Emas” di Era Digital

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Kapolres Kuningan Turun Langsung Bantu Korban Puting Beliung di Mekarsari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Wujud Polri Bersama Masyarakat, Kapolda Kalteng Gelar Polisi Peduli Pengangguran di Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Kapolres Tulang Bawang Barat Gelar Podcast, Bahas Kamtibmas dan Kedaulatan Pangan

Berita Terbaru

Uncategorized

Casino non AAMS in Italia – vantaggi e svantaggi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB

Uncategorized

Fortune Tiger slot de cassino

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB

Uncategorized

Top 10 Casinos en Ligne (2026) – Sites Fiables & Légaux

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB