Kawal Mudik Idul Fitri 1447 H, Polres Brebes Kerahkan 460 Anggota Polri Perkuat Pengamanan Dan Pelayanan

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Patrolinews86.Com.– Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Ketupat Candi (OKC) 2026” resmi diberlakukan di seluruh wilayah hukum Polres Brebes. Terhitung mulai Jumat (13/03/2026) dini hari pukul 00.00 WIB, ratusan personel telah digeser (insert) untuk menempati titik-titik pengamanan guna mengawal kelancaran mudik Idul Fitri 1447 H.

Pengerahan kekuatan ini bertujuan untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) serta memberikan rasa aman bagi masyarakat selama masa libur lebaran.

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardiansyah, melalui Ps. Kasi Humas Iptu Indra Prasetyo yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Humas dalam OKC 2026 menyampaikan bahwa kekuatan internal Polri yang diterjunkan mencapai 460 personel.

“Sebanyak 460 personel Polri dilibatkan secara langsung. Sejak semalam atau Jumat dini hari, mereka sudah insert dan menempati pos masing-masing sesuai dengan ploting Satgasnya,” terang Iptu Indra.

Ia menambahkan bahwa Polri tidak bekerja sendiri. Operasi ini didukung penuh oleh personel gabungan dari berbagai instansi terkait, mulai dari TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Satpol PP, Damkar, PMI, Senkom, RAPI, hingga Pramuka.

“Jika diakumulasikan, total ada 1.084 personel gabungan yang disiagakan untuk mengamankan OKC tahun 2026 di wilayah Brebes ini,” imbuhnya.

Untuk memastikan pelayanan yang maksimal bagi pemudik, Polres Brebes telah mendirikan 16 titik pos strategis yang tersebar di jalur utama maupun titik keramaian

Ditambahkan, memasuki hari pertama pelaksanaan operasi, kondisi lalu lintas berdasarkan data traffic counting (TC). Pantauan di Gerbang Tol (GT) Pejagan menunjukkan pergerakan kendaraan yang mulai dinamis.

“Data dari Gerbang Tol Pejagan pagi ini menunjukkan kendaraan yang keluar (exit) sudah mulai menunjukkan situasi ramai, sementara kendaraan yang masuk melalui gerbang tersebut terpantau masih normal,” jelas Iptu Indra.

Secara umum, situasi arus lalu lintas baik di ruas tol maupun jalan arteri Pantura wilayah Brebes masih berada dalam kategori normal. Hingga berita ini diturunkan, belum terjadi lonjakan arus yang signifikan (kemacetan).

Polres Brebes mengimbau kepada para pemudik untuk selalu mengecek kondisi fisik dan kendaraan sebelum melakukan perjalanan, serta memanfaatkan Pos Pelayanan yang tersedia apabila merasa lelah di perjalanan. Operasi Ketupat Candi 2026 dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 25 Maret 2026 mendatang.

 

(Susmiati)

Berita Terkait

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
PULUHAN ORMAS PEMUDA PANCASILA BERKUMPUL DI GOR TRISANJA MENGGRUDUG KANTOR PIMPINAN CABANG GERAKAN ANSHOR TEGAL. 
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 

Berita Terbaru