KUNINGAN, PATROLINEWS86. COM – Ribuan siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Kuningan mengikuti gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan ujian akademik. Tercatat sebanyak 15.579 siswa kelas VI dari 655 SD mengikuti kegiatan tersebut secara serentak di berbagai sekolah.
Gladi bersih ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan teknis maupun mental para peserta didik sebelum menghadapi pelaksanaan TKA yang sesungguhnya. Kegiatan ini juga menjadi sarana simulasi bagi sekolah dalam mempersiapkan berbagai perangkat pendukung ujian.
Dalam pelaksanaannya, para siswa diperkenalkan dengan tata cara pengerjaan soal, mekanisme pelaksanaan tes, serta prosedur yang harus dipatuhi selama ujian berlangsung. Selain itu, pihak sekolah juga melakukan pengecekan terhadap kesiapan sarana dan prasarana, termasuk perangkat komputer, jaringan internet, hingga sistem administrasi pelaksanaan ujian.
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan seluruh proses pelaksanaan TKA dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis yang berarti. Dengan jumlah peserta yang mencapai lebih dari lima belas ribu siswa, koordinasi antar sekolah dan pihak penyelenggara menjadi faktor utama keberhasilan kegiatan tersebut.
Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan menegaskan bahwa gladi bersih ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan evaluasi akademik sekaligus memastikan seluruh siswa memiliki pemahaman yang baik mengenai mekanisme ujian.
Melalui simulasi ini diharapkan para siswa dapat lebih siap secara mental maupun teknis saat menghadapi TKA yang sebenarnya, sehingga proses evaluasi kemampuan akademik dapat berlangsung secara optimal dan objektif.
Selain itu, kegiatan gladi bersih ini juga menjadi momentum bagi sekolah untuk mengevaluasi kesiapan fasilitas pendidikan yang digunakan dalam pelaksanaan ujian, sehingga apabila terdapat kendala dapat segera dilakukan perbaikan sebelum hari pelaksanaan TKA.
Dengan persiapan yang matang, diharapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik di Kabupaten Kuningan dapat berjalan lancar, tertib, dan mampu menjadi indikator yang akurat dalam mengukur kemampuan akademik siswa di tingkat sekolah dasar.
( Hn/red)























