Anggaran Negara diduga jadi Bancakan Oknum Proyek Impres Asal jadi plus Molor waktunya

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seputih Mataram / Patrolinews86.com – Pekerjaan IMPRES ,saluran air untuk pesawahan yang dibiyayai Menggunakan Anggaran Negara guna mendukung Program Ketahan Pangan ,alih alih di kerjakan Sesuai aturan yang ada ,dari Pemasangan ,yang tak beraturan , Ukuran BRIKES ,pun tak sama panjang pendeknya ,Pemasangan NAT Pun hanya alakadarnya ,,pekerjaan TA 2025 Hingga Saat ini Bulan Maret 2026 Belum Terselesaikan ,,( MOLOR )
Hal tersebut tentunya Merugikan Keuangan Negara dan Petani , Berikut kata Petani JG saat di Mintain keterangan di dekat lokasi pekerjaan ,, Ya sampean cek aja ke lokasi Mas ,,yang jelas setalah adanya Proyek ,,Sawah di atas Embung ini malah Kebanjiran ,karena Lantai Aliranya tidak sesuai ,,pemasangan nya juga Asal asalan mas ,sampean lihat ajalah ke lokasi ,,kenyataanya ,,pungkasnya

Saat Tim Media Ini Medatangi Lokasi Pekerjaan ,di Kampung Fajar Mataram Kecamatan Seputih Mataram Kabupaten Lampung Tengah pada Rabu 4/3/2026 ,
Tak di temukan papan informasi terkait pekerjaan tesebut , menurut IWAN Waga Kampung Varia Agung Kecamatan Seputih Mataram , Salah Satu pekerja yang Di konfirmasi ,, Emang gak ada Papan informasinya Mas , IWAN Cs Mengatakan dalam pengerjaan Tersebut Tak ada Pengawas yang datang ke Lokasi ,,bahkan saya tidak Tau siapa pengawasnya ,, paling Biasnya P3A ,nya pak SITU ( Tusiran ) Warga kampung Fajar Mataram
Kalo untuk Upah kami Rp 80.000( Delapan puluh Ribu rupiah ) / Meternya ,ini ada Sepanjang 500 Meter ,saat ini pegerjaan belum separonya ,,Imbuh IWAN ,,kepada Tim Media .

Sementara RICO ANDRIAN ,Selaku pihak Terkait saatvsi Konfirmasi Oleh Tim Media Malalui Chat WhatsApp di Nomer 0856 XX21 XXXX ,,Tidak Membrikan Tanggapan sama sekali ,,

Dengan Prihal tersebut diatas diduga kuat anggaran Negara Menjadi Bancakan Oknum oknum Pelaksana Pekerjaan yang Lebih mementingkan isi perutnya sendiri atupun Kelompok , , Selain merugikan keuangan negara Petani pun. Merasa si rugikan karena Pekerjaan Tidak Maksimal ,, sudah MOLOR , pekerjaan dalam pemasangan asal jadi, Acak acakan tak sesuai dengan aturan yang ada

Kepada pihak Terkait , Khusunya APH ,,baik daerah maupun Pusat ,di minta untuk Mengambil Tindakan tegas ,kepada Oknum. Oknum Pelaksana dan Penanggung jawab pekerjaan Yang di biayai dengan Keuangan negara ,,
#( K-@6 )

Berita Terkait

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
PULUHAN ORMAS PEMUDA PANCASILA BERKUMPUL DI GOR TRISANJA MENGGRUDUG KANTOR PIMPINAN CABANG GERAKAN ANSHOR TEGAL. 
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 

Berita Terbaru