Pray For SPM II ,Amukan si jaga merah Melalap 85% Perusahan Tapioka

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Mataram / Patrolinews86.com – Menjelang Magrib ,Warga Bandar Mataram di hebohkan dengan beredarnya Kabar Amukan si jago merah Yang telah melalap pabrik tapioka PT Sinar Pematang Mulia 2 (SPM 2) yang berlokasi di Kampung Mataram Udik, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu (14/2/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dan menghanguskan area mesin produksi.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian di Perkirakan mencapai Rp 800.000.000 ( delapan ratus juta) an

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Satpol PP Kabupaten Lampung Tengah, Eddy Ismail Idris, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
Selain itu, petugas juga mendapat bantuan armada dan personil tambahan untuk mempercepat proses pemadaman.
“Total ada lima unit mobil pemadam kebakaran, yakni dua unit dari Lampung Tengah, dua unit dari Lampung Timur, dan satu unit dari PT Gunung Madu,” ujar Eddy saat dikonfirmasi, Minggu (15/2/2026).

Menurut Wiji (40), anggota Scurity Warga Kampung Mataram Udik. Saat itu dirinya melihat api muncul dari bagian mesin produksi.
Api dengan cepat membesar dan membakar seluruh area mesin. Para pekerja yang berada di lokasi segera menyelamatkan diri. Sejumlah karyawan sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba.
Perntaqn senada disampaikan oleh Diana (40), Anggota Scurity Warga Kampung Terbanggi Mulya Kecamatan Bandar Mataram,
Menurutnya, kebakaran diduga dipicu hubungan arus pendek listrik pada kabel di bagian mesin produksi. Percikan api kemudian menyambar material di sekitar mesin sehingga api dengan cepat membesar.

Saat tim Media ini Di lokasi Kejadian Hingga pukul 01. 45 WIB, 15/2/2026 api masih belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Proses pemadaman dan pengamanan lokasi turut dibantu jajaran Kodim 0411/KM serta Polsek Seputih Mataram Polres Lampung Tengah.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Aparat juga melakukan monitoring pasca kebakaran guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Akibat insiden tersebut, aktivitas produksi di pabrik untuk sementara waktu terhenti karena kerusakan pada area mesin produksi yang terbakar.

“Selama proses kebakaran, kami dibantu Babinsa Koramil 411-10/SM bersama aparat terkait yang langsung mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas serta pihak keamanan perusahaan,” jelasnya

#( K -@6 )

Berita Terkait

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
PULUHAN ORMAS PEMUDA PANCASILA BERKUMPUL DI GOR TRISANJA MENGGRUDUG KANTOR PIMPINAN CABANG GERAKAN ANSHOR TEGAL. 
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 

Berita Terbaru