Dari Pantai Sampai Pegunungan: Pariwisata Sebagai Motor Pertumbuhan Dan Ekonomi Sosial.

Kamis, 25 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Gregorius Cristison Bertholomeus, S.H.,M.H

Di zaman sekarang ini, sektor pariwisata bukan hanya sekadar bisnis “liburan”, ia telah menjadi salah satu kekuatan terkuat yang mampu mengubah wajah suatu daerah secara menyeluruh.
Peran penting ini bahkan telah diatur secara hukum dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, yang menetapkan bahwa pariwisata adalah bagian integral dari pembangunan nasional yang dilakukan secara terpadu, berkelanjutan, dan bertanggung jawab.
UU ini juga menekankan tujuan pariwisata untuk meningkatkan kemakmuran rakyat, memperluas dan memeratakan kesempatan berusaha serta lapangan kerja, mendorong pembangunan daerah, dan mempererat ikatan sosial antarmasyarakat.

Banyak negara dan daerah di dunia, termasuk Indonesia dengan kekayaan alam dan budaya yang luar biasa, telah membuktikan bahwa pariwisata bisa menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus alat untuk memperkuat ikatan sosial antar masyarakat.
Ketika wisatawan datang, mereka tidak hanya menghabiskan uang, mereka juga bertukar budaya, menciptakan kesempatan kerja, dan membantu memperbaiki fasilitas umum yang juga dinikmati oleh warga lokal.
Inilah mengapa mengembangkan sektor pariwisata dengan bijak sesuai dengan arahan UU, adalah langkah strategis untuk mencapai kemakmuran bersama dan kebersamaan sosial.

Peran Pariwisata dalam Memperkuat Ekonomi.

Menciptakan Lapangan Kerja: Pariwisata menciptakan pekerjaan tidak hanya di hotel dan restoran, tetapi juga di sektor pendukung seperti transportasi, kerajinan tangan, pertanian (untuk pasokan makanan), dan jasa pariwisata (pemandu, fotografer).
Ini sangat bermanfaat untuk mengurangi pengangguran, terutama di daerah pedesaan yang kurang memiliki sektor ekonomi lain:

Peningkatan Pendapatan Masyarakat Lokal: Warga lokal bisa menjual produk kerajinan, makanan khas, atau jasa pribadi kepada wisatawan, sehingga meningkatkan pendapatan mereka secara langsung.
Misalnya, di daerah pesisir, nelayan bisa beralih atau menambah pekerjaan sebagai pemandu wisata selam atau penjual makanan laut.

Peningkatan Pendapatan Daerah dan Negara: Pajak yang diterima dari sektor pariwisata (pajak hotel, restoran, transportasi) bisa digunakan untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur seperti jalan, jembatan, listrik, dan air bersih, yang pada gilirannya akan menarik lebih banyak wisatawan.

Pemberdayaan Ekonomi Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM): Pariwisata memberikan kesempatan bagi UMKM untuk berkembang, karena wisatawan seringkali lebih tertarik dengan produk dan jasa yang memiliki ciri khas lokal dibandingkan dengan produk besar.

Peran Pariwisata dalam Memperkuat Sosial

Peningkatan Kesadaran Budaya dan Kehormatan: Ketika wisatawan datang untuk mengenal budaya lokal, warga lokal akan lebih menyadari nilai dan keindahan budaya mereka sendiri, sehingga meningkatkan kebanggaan dan kehormatan terhadap identitas mereka.

Penyatuan Antar Masyarakat: Pariwisata membawa orang dari berbagai latar belakang budaya, ras, dan agama bersatu di satu tempat.
Ini menciptakan kesempatan untuk bertukar pandangan, menghilangkan kesalahpahaman, dan memperkuat rasa persahabatan antarmanusia.

Perbaikan Kualitas Hidup Lokal: Infrastruktur yang dibangun untuk pariwisata (seperti rumah sakit, sekolah, dan fasilitas umum) juga dinikmati oleh warga lokal, sehingga meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan kiranya.

Pemberdayaan Wanita dan Anak Muda: Banyak pekerjaan di sektor pariwisata mudah diakses oleh wanita dan anak muda, seperti pekerjaan di hotel, restoran, atau sebagai pemandu budaya.
Ini membantu meningkatkan peran mereka dalam perekonomian dan masyarakat.

Langkah Strategis untuk Mengembangkan Pariwisata yang Berkelanjutan

Mempertahankan Alam dan Budaya: Pengembangan pariwisata harus dilakukan dengan mempertahankan kelestarian alam dan keaslian budaya, agar daerah tersebut tetap menarik bagi wisatawan di masa depan.

Meningkatkan Kualitas Pelayanan: Melatih tenaga kerja pariwisata agar memiliki pengetahuan yang baik, keterampilan komunikasi, dan sikap ramah, sehingga memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi wisatawan.

Mempromosikan Destinasi Secara Efektif: Menggunakan media sosial, pariwisata digital, dan kerjasama dengan mitra pariwisata untuk mempromosikan destinasi agar lebih dikenal oleh wisatawan dalam dan luar negeri.

Menciptakan Keamanan dan Kenyamanan: Memastikan bahwa destinasi pariwisata aman dan nyaman bagi wisatawan, sehingga mereka merasa nyaman untuk mengunjungi dan menghabiskan uang.

Sebagai penulis, saya percaya bahwa pariwisata bukan hanya tentang ‘mencari keindahan’, ia adalah tentang ‘menciptakan kebaikan’.
Ketika kita mengembangkan pariwisata dengan hati dan pikiran yang bijak, kita tidak hanya membangun ekonomi yang kuat, tetapi juga menciptakan masyarakat yang lebih bersatu, penuh rasa hormat, dan sejahtera.
Mari kita jadikan pariwisata sebagai jembatan yang menghubungkan orang-orang, daerah, dan negara, jembatan yang membawa harapan dan kemakmuran bagi semua rakyatnya.

Berita Terkait

Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.
Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Berita Terbaru