Subang patrolinews86.com – Penerima hibah di kabupaten Subang gunakan anggaran tak sesuai harapan, Efesiensi anggaran Percepatan Pembangunan yang di canangkan bupati Subang diduga tak digubris oleh beberapa penerima hibah tahun anggaran 2025 yang ada di wilayah kampung salagedang Desa Jati Kecamatan Cipunagara kabupaten Subang.
Beberapa penerima hibah di wilayah Desa jati contohnya diduga terapkan anggaran tak sesuai harapan, salah satu nya yayasan Graha prima kencana yang beralamat di kampung salagedang RT 26/06 Desa jati kecamatan Cipunagara Kabupaten Subang Dengan batuan anggaran sebesar Rp .200.000.000.
Anggaran hibah sebesar Rp 200.000.000 yang di kerjakan oleh Sapna ketua yayasan Graha prima kencana diduga asal asalan serta tidak sesuai dengan besarnya anggaran,.
Dari informasi yang didapat dilapangan dan hasil investigasi oleh beberapa awak media, perkejaan yayasan tersebut benar adanya dalam pekerjaan asal jadi tanpa mengedepankan kualitas dan kuantitas bahkan diduga kuat tidak sesuai dengan RAB ( rencana anggaran biaya ) halmitu terlihat dilapangan dikerjakan rehab atap dinding dan kusen,sedangkan pekerjaan lantai masih tahap pekerjaan jadi dari beberapa poin saja yang diganti besar kemungkinan akan ada anggaran sisa lebih .
Yang lebih heran lagi,ketika awak media mendapatkan informasi bahwa ada salah satu bantuan belum digelar dan ketika turun ke lapangan,Sabtu 20 Desember 2025, terkait penerima hibah majlis Ta’lim At- Taufiq yang besar anggaran nya sebesar Rp 150.000.000.berada di wilayah yang sama kampung salagedang RT 26/06 Desa jati kecamatan Cipunagara ,majlis tersebut sampai saat ini belum ada penerapan.sedangkan anggaran hibah yang diterima sudah mencapai 1 bulan terhitung dari bulan November 2025 ,ini tentu menjadi pertanyaan besar apalagi percepatan pembangunan yang sering di gaungkan oleh bupati malah dianggap lalai dan leha leha disini, hingga sudah satu bulan lebih anggaran turun kegiatan belum nampak .” Ucap sumber.
Saat awak media mengkonfirmasi salah satu penerima hibah Opik memalui telepon selulernya,,saat ini keterangan kedua bantuan hibah tersebut masih simpang siur,tidak ada kejelasan tentang penerapan anggarannya.
Belum lagi anggaran kelompok pemuda kreatif salagedang yang berada di desa jati kecamatan Cipunagara. sebesar Rp.100.000.000 tidak jelas dimana kelompok tersebut dan siapa penerima anggaran tersebut.
Demi menyukseskan harapan bupati Subang degan adanya pemberitaan hal seperti ini, kiranya kepada semua unsur mulai dari dinas instansi terkait,serta aparat penegak hukum bisa mengkroscek ulang kedua kegiatan tersebut agar nantinya harapan bupati Subang dapat terlaksana dengan baik .***
Lip mmh














