CIREBON, Patrolinews86.com – Perbaikan saluran drainase jadi prioritas utama dari Pemkot kota Cirebon melalui Dinas PUTR, pada musim hujan ada di beberapa titik dilakukan perbaikan drainase agar curah air hujan menjadi lancar.
Akan tetapi masih saja ada pemborong atau pelaksana yang nakal, berusaha mengakali RAB maupun spek, seperti contoh perbaikan saluran drainase pembuangan (senderan) di kelurahan kalijaga. Pemborong maupun pelaksana hanya membeli batu pondasi tidak sesuai kebutuhan dilapangan, kebanyakan menggunakan batu pondasi dari senderan yang telah hancur serta menggunakan pasir yang bukan peruntukannya tapi menggunakan pasir cadas yang banyak mengandung tanah liat dan menggunakan semen yang berkualitas rendah.
Pada saat awak media mendatangi lokasi, ada seseorang yang mengaku sebagai pengawas dari PUPR (pengakuannya) mendiamkan pengerjaan perbaikan drainase senderan itu tetap berjalan. padahal sudah jelas terlihat kecurangan pemborong atau pelaksana yang menyalahi RAB dan Spek. (29/11/25)
Seseorang yang mengaku sebagai pengawas tersebut, bilang bahwa pelaksana proyek senderan ini adalah inisial S dari CV.Bumi Adi Perdana, kemudian awak media mencoba melakukan klarifikasi melalui WhatsApp ke pelaksana tersebut. Sangat mengecewakan pelaksana inisial S ini tidak menggubris atau merespon chat dari awak media.
Ditambahkan salah satu tukang yang bekerja diproyek itu, “kami susah menyatukan antara pasir dan semen”
Awak media berharap kepada Dinas PUTR Kota Cirebon memberikan peringatan dan tindakan tegas kepada pemborong atau pelaksana yang nakal, Akankah kecurangan dari oknum pemborong atau pelaksana nakal ini di diamkan oleh pihak dinas PUPR Kota Cirebon, padahal apa yang mereka lakukan merugikan keuangan negara.
(Dedi team)














