KKSS Sikka Gandeng Damkar: Pelatihan Mitigasi Kebakaran Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga.

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATROLINEWS86.COM – SIKKA.
Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Sikka kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49, KKSS Sikka menggelar pelatihan mitigasi kebakaran yang spektakuler bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sikka.
Acara ini sukses besar menarik perhatian masyarakat luas dan menjadi bukti nyata sinergi antara organisasi masyarakat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana.

Sabtu, 08 November 2025, menjadi hari yang tak terlupakan bagi para peserta pelatihan.
Aula Litbang Pertanian, Kabupaten Sikka, yang menjadi lokasi acara, dipenuhi oleh pengurus dan anggota KKSS Sikka serta masyarakat umum yang antusias untuk belajar tentang cara memadamkan api dan melakukan tindakan penyelamatan saat terjadi kebakaran.
Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama terpancar dari wajah setiap peserta, menciptakan suasana yang penuh keakraban dan kebersamaan.

Pantauan awak media PATROLINEWS86.COM di lokasi menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari para peserta.
Mereka tidak hanya datang untuk memenuhi undangan, tetapi juga untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan praktis yang dapat diterapkan langsung di lapangan.
Pelatihan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi benar-benar dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan yang memadai dalam menghadapi situasi darurat kebakaran.

Instruktur dari Damkar Sikka dengan sabar dan telaten memandu setiap sesi pelatihan.
Mereka tidak hanya memberikan teori, tetapi juga demonstrasi langsung dan simulasi yang membuat peserta semakin memahami materi yang disampaikan.
Para peserta pun aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan betapa seriusnya mereka dalam mengikuti pelatihan ini.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan teori api, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), prosedur evakuasi, simulasi pemadaman api, dan pertolongan pertama pada korban kebakaran.

Alexander Shendy Malinta, SE, Ketua KKSS Kabupaten Sikka, dalam wawancaranya dengan PATROLINEWS86.COM, menyampaikan rasa bangganya atas suksesnya acara ini.
“Pelatihan ini adalah wujud nyata komitmen KKSS Sikka untuk berkontribusi positif bagi masyarakat.
Kami berharap, dengan bekal ilmu yang didapatkan, anggota KKSS Kabupaten Sikka dapat menjadi garda terdepan dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran di lingkungan masing-masing,” ujarnya dengan raut wajah penuh kebahagiaan.

Shendy Malinta juga menambahkan bahwa KKSS Sikka akan terus berupaya untuk mengadakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin KKSS Sikka tidak hanya menjadi wadah bagi warga Sulawesi Selatan, tetapi juga menjadi bagian integral dari masyarakat Sikka yang peduli dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
Kami menyadari bahwa bencana dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, oleh karena itu, kami merasa terpanggil untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, khususnya kebakaran,” jelasnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran Kabupaten Sikka, Ajimus Aliando juga memberikan tanggapannya terkait kegiatan ini.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif KKSS Sikka dalam mengadakan pelatihan mitigasi kebakaran ini.
Kami dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sikka siap mendukung dan bekerjasama dengan semua pihak yang memiliki kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.
Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi kebakaran.
Kami berharap, dengan adanya pelatihan ini, masyarakat dapat lebih siap dan percaya diri dalam melakukan tindakan penyelamatan saat terjadi kebakaran,” tuturnya.

Ajimus juga menambahkan bahwa Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sikka memiliki keterbatasan sumber daya, baik dari segi personel maupun peralatan.
Oleh karena itu, kerjasama dengan organisasi masyarakat seperti KKSS Sikka sangat penting untuk memperluas jangkauan pelayanan dan meningkatkan efektivitas penanggulangan kebakaran.
“Kami berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut di masa depan, sehingga kita dapat bersama-sama menciptakan masyarakat Sikka yang lebih aman dan tangguh terhadap bencana,” harap Ajimus.

Disaat yang sama, Karolus Paru, Ketua Bidang Tanggap Bencana KKSS Kabupaten Sikka, juga memberikan tanggapannya terkait pentingnya mitigasi bencana.
“Mitigasi bencana ialah upaya untuk mengurangi risiko bencana melalui serangkaian tindakan yang meliputi perencanaan, pencegahan, pengurangan risiko, dan kesiapsiagaan.
Mitigasi bencana sangat penting dan perlu untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk bencana, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun lingkungan,” ujarnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa KKSS Sikka memiliki komitmen yang tinggi dalam mendukung upaya mitigasi bencana di Kabupaten Sikka. “Kami memiliki program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang mitigasi bencana, memberikan pelatihan dan simulasi, serta membantu masyarakat dalam membangun rumah yang tahan terhadap bencana.
Kami berharap, dengan upaya yang kami lakukan, masyarakat Sikka dapat belajar, lebih siap dan tangguh dalam menghadapi bencana,” jelasnya.

Mitigasi bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Setiap individu, keluarga, organisasi masyarakat, dan sektor swasta memiliki peran penting dalam upaya mitigasi bencana.
Dengan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan tentang mitigasi bencana, kita dapat mengurangi risiko bencana dan melindungi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat dari dampak buruk bencana.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam upaya mitigasi bencana antara lain:

1. Mengenali Potensi Bencana: Setiap wilayah memiliki potensi bencana yang berbeda-beda.
Oleh karena itu, penting untuk mengenali potensi bencana yang ada di wilayah kita dan memahami karakteristiknya.

2. Membuat Rencana Kesiapsiagaan: Rencana kesiapsiagaan adalah dokumen yang berisi langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana.
Rencana kesiapsiagaan harus disosialisasikan kepada seluruh anggota keluarga dan masyarakat agar semua orang tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana.

3. Membangun Rumah yang Tahan Terhadap Bencana: Rumah yang tahan terhadap bencana dapat melindungi kita dari dampak buruk bencana.
Oleh karena itu, penting untuk membangun rumah yang sesuai dengan standar bangunan tahan bencana.

4. Menjaga Lingkungan: Kerusakan lingkungan dapat meningkatkan risiko bencana.
Oleh karena itu, penting untuk menjaga lingkungan agar tetap lestari.

5. Mengikuti Pelatihan dan Simulasi: Pelatihan dan simulasi dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kita dalam menghadapi bencana.
Oleh karena itu, penting untuk mengikuti pelatihan dan simulasi yang diselenggarakan oleh pemerintah atau organisasi masyarakat.

“Kesiapsiagaan adalah kunci untuk mengurangi risiko bencana.
Dengan bersiap, kita dapat melindungi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat dari dampak buruk bencana.”

Acara pelatihan mitigasi kebakaran ini diakhiri dengan sesi foto bersama antara pengurus, anggota KKSS Kabupaten Sikka, dan petugas Damkar Kabupaten Sikka.
Suasana keakraban semakin terasa saat dilanjutkan dengan makan bersama.
Semua peserta tampak senang dan puas dengan pelatihan yang telah mereka ikuti.
Kebersamaan ini menjadi simbol semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama yang menjadi ciri khas masyarakat Sikka.

Dengan semangat gotong royong dan kesiapsiagaan, KKSS Sikka dan Damkar Sikka telah menunjukkan bahwa bersama-sama kita bisa memadamkan setiap potensi bencana dan menjaga keselamatan bersama.
Semoga semangat ini terus berkobar dan menginspirasi semua pihak untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat dan daerah di Kabupaten Sikka.

Berita Terkait

Satlantas Polres Brebes Gencarkan Edukasi Tertib Berlalu Lintas, Sasar Santri dan Masyarakat dalam Ops Patuh Candi 2026
Perkuat Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat, Kapolresta Cirebon Gelar Sholat Jumat Keliling di Astanajapura
Kapolresta Cirebon Pimpin Aksi Green Policing, Tanam 30 Pohon Mangga dan Ajak Personel Peduli Lingkungan
Polres Pekalongan Gerebek Tiga Lokasi, 174 Kemasan Arak Bali dan Ciu Disita!
Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.
Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Satlantas Polres Brebes Gencarkan Edukasi Tertib Berlalu Lintas, Sasar Santri dan Masyarakat dalam Ops Patuh Candi 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Perkuat Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat, Kapolresta Cirebon Gelar Sholat Jumat Keliling di Astanajapura

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Kapolresta Cirebon Pimpin Aksi Green Policing, Tanam 30 Pohon Mangga dan Ajak Personel Peduli Lingkungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Polres Pekalongan Gerebek Tiga Lokasi, 174 Kemasan Arak Bali dan Ciu Disita!

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.

Berita Terbaru

Uncategorized

1Win Giriş Türkiye’de Online Casino

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:50 WIB

Uncategorized

Olymp Casino Bangladesh

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:50 WIB

Uncategorized

Mystake 3 Casino en Ligne France

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:50 WIB