PATROLINEWS86.COM – MAUMERE.
Dalam suasana penuh semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-49 Tahun, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Kabupaten Sikka menggelar pelatihan mitigasi kebakaran yang spektakuler.
Acara yang dihelat bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sikka ini sukses besar menarik perhatian masyarakat luas.
Sabtu, 08 November 2025 menjadi hari yang tak terlupakan, dimulai tepat pukul 13.00 Wita, di Aula Litbang Pertanian, Kabupaten Sikka, tempat pelatihan ini diselenggarakan.
Pantauan awak media PATROLINEWS86.COM di lokasi menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari para peserta.
Aula Litbang Pertanian dipenuhi oleh pengurus dan anggota KKSS Sikka yang haus akan ilmu pengetahuan tentang cara memadamkan api dan melakukan tindakan penyelamatan saat terjadi kebakaran.
Pelatihan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi benar-benar dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis yang dapat diterapkan langsung di lapangan.
Instruktur dari Damkar Sikka dengan sabar dan telaten memandu setiap sesi pelatihan.
Mereka tidak hanya memberikan teori, tetapi juga demonstrasi langsung dan simulasi yang membuat peserta semakin memahami materi yang disampaikan.
Para peserta pun aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan betapa seriusnya mereka dalam mengikuti pelatihan ini.
Dalam wawancaranya dengan awak media PATROLINEWS86.COM, Wakil Ketua BPD KKSS Kabupaten Sikka: H. Muhammadong Said, Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas suksesnya acara ini.
Pelatihan ini adalah wujud nyata komitmen KKSS Sikka untuk berkontribusi positif bagi masyarakat.
Kami berharap, dengan bekal ilmu yang didapatkan, anggota KKSS Kabupaten Sikka dapat menjadi garda terdepan dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran di lingkungan masing-masing.
Beliau juga menambahkan bahwa paguyuban KKSS ini yg pertama kali melaksanakan kegiatan ini, KKSS Sikka akan terus berupaya untuk mengadakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin KKSS Sikka tidak hanya menjadi wadah bagi warga Sulawesi Selatan, tetapi juga menjadi bagian integral dari masyarakat Sikka yang peduli dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah,” ujar H. Madong Said dengan penuh semangat.
Di tempat yang sama, Ketua Panitia KKSS Kabupaten Sikka: Sofian Hayate, ia menambahkan bahwa, kegiatan ini adalah bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di kalangan anggota KKSS.
Kami sangat berterima kasih kepada Damkar Sikka atas dukungan dan kerjasamanya.
Semoga sinergi ini dapat terus berlanjut di masa depan, tutur pria yang akrab disapa Sofyan.
Sofyan juga menjelaskan bahwa pelatihan mitigasi kebakaran ini adalah salah satu dari rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan oleh KKSS Sikka dalam rangka memperingati HUT ke- 49.
“Kami memiliki banyak kegiatan lain yang akan kami laksanakan, seperti bakti sosial, donor darah, dan kegiatan-kegiatan budaya.
Semua ini kami lakukan sebagai bentuk syukur dan terima kasih atas segala yang telah kami capai selama ini,” jelasnya.
Salah satu hal yang paling mencolok dalam pelatihan ini adalah antusiasme peserta yang membludak.
Sebanyak delapan puluh peserta hadir dan mengikuti setiap sesi dengan seksama.
Mereka tidak hanya datang dari kalangan pengurus dan anggota KKSS Sikka, tetapi juga dari masyarakat umum yang ingin belajar tentang mitigasi kebakaran.
“Saya sangat senang bisa mengikuti pelatihan ini. Ilmu yang saya dapatkan sangat bermanfaat bagi saya dan keluarga. Sekarang saya jadi lebih tahu bagaimana cara memadamkan api dan melakukan tindakan penyelamatan saat terjadi kebakaran,” ujar salah seorang peserta yang enggan disebutkan namanya.
Peserta lain juga mengungkapkan hal yang sama.
“Pelatihan ini sangat interaktif dan menyenangkan.
Instrukturnya juga sangat kompeten dan sabar dalam menjelaskan materi.
Saya berharap pelatihan seperti ini bisa diadakan lagi di masa depan,” katanya.
Acara pelatihan ini diakhiri dengan sesi foto bersama antara petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar, pengurus dan anggota KKSS Kabupaten Sikka.
Suasana keakraban semakin terasa saat dilanjutkan dengan makan bersama.
Semua peserta tampak senang dan puas dengan pelatihan yang telah mereka ikuti.
Kegiatan ini ditutup dengan pesan inspiratif: “Dengan semangat gotong royong dan kesiapsiagaan, kita bisa memadamkan setiap potensi bencana dan menjaga keselamatan bersama.”
Pesan ini menjadi pengingat bagi semua peserta bahwa mitigasi bencana adalah tanggung jawab bersama yang harus diemban dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.
Pelatihan mitigasi kebakaran ini meliputi berbagai materi penting, antara lain:
1. Pengenalan Teori Api: Peserta diberikan pemahaman tentang unsur-unsur yang menyebabkan terjadinya api, jenis-jenis api, dan cara memadamkan api berdasarkan jenisnya.
2. Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan: Peserta diajarkan cara menggunakan APAR dengan benar dan aman. Mereka juga diberikan kesempatan untuk mencoba langsung menggunakan APAR dalam simulasi pemadaman api.
3. Prosedur Evakuasi: Peserta diberikan pengetahuan tentang prosedur evakuasi yang benar saat terjadi kebakaran. Mereka diajarkan cara mencari jalur evakuasi yang aman, cara melindungi diri dari asap dan panas, serta cara memberikan pertolongan pertama pada korban kebakaran.
4. Simulasi Pemadaman Api: Peserta mengikuti simulasi pemadaman api dengan menggunakan berbagai jenis alat pemadam api. Simulasi ini bertujuan untuk melatih peserta agar lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi situasi kebakaran yang sebenarnya.
5. Pertolongan Pertama pada Korban Kebakaran: Peserta diberikan pelatihan tentang cara memberikan pertolongan pertama pada korban kebakaran, seperti cara menangani luka bakar, cara memberikan bantuan pernapasan, dan cara mengevakuasi korban ke tempat yang aman.
Pelatihan mitigasi kebakaran ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Kabupaten Sikka, antara lain:
1. Meningkatnya Kesadaran Masyarakat tentang Mitigasi Bencana: Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mitigasi bencana, khususnya kebakaran. Dengan semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya mitigasi bencana, diharapkan risiko terjadinya kebakaran dan dampaknya dapat diminimalkan.
2. Meningkatnya Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Kebakaran: Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kebakaran. Dengan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai, masyarakat akan lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi situasi kebakaran yang sebenarnya.
3. Terbentuknya Relawan Pemadam Kebakaran di Tingkat Masyarakat: Pelatihan ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya relawan pemadam kebakaran di tingkat masyarakat. Relawan ini dapat menjadi garda terdepan dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran di lingkungan masing-masing.
4. Berkurangnya Kerugian Akibat Kebakaran: Dengan semakin banyak masyarakat yang memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang mitigasi kebakaran, diharapkan kerugian akibat kebakaran dapat dikurangi. Kerugian ini tidak hanya berupa kerugian materi, tetapi juga kerugian jiwa.
KKSS Kabupaten Sikka berharap pelatihan mitigasi kebakaran ini dapat menjadi contoh bagi organisasi-organisasi lain di Kabupaten Sikka untuk mengadakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Mereka juga berharap sinergi antara KKSS Sikka dan Damkar Sikka dapat terus berlanjut di masa depan, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan daerah.
“Kami ingin KKSS Sikka menjadi organisasi yang tidak hanya peduli pada kepentingan anggotanya, tetapi juga peduli pada kepentingan masyarakat luas.
Kami ingin KKSS Sikka menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah,” pungkas Haji Muhammadong Said dengan nada optimis.
Dengan semangat gotong royong dan kesiapsiagaan, KKSS Sikka dan Damkar Sikka telah menunjukkan bahwa bersama-sama kita bisa memadamkan setiap potensi bencana dan menjaga keselamatan bersama.
Semoga semangat ini terus berkobar dan menginspirasi semua pihak untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat dan daerah di Kabupaten Sikka.
























