Dugaan Nepotisme Di Desa Sukanegara, Kades Kabur Saat Akan Dikonfirmasi Wartawan

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Serang, Patrolinew86.com – Dugaan praktik nepotisme dan penyalahgunaan kekuasaan mencuat dari tubuh Pemerintahan Desa Sukanegara, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang. Berdasarkan hasil penelusuran wartawan, Kepala Desa (Kades) Sukanegara diduga kuat melibatkan anak dan kerabat dekatnya dalam berbagai kegiatan yang menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD), termasuk dalam struktur BUMDes dan Koperasi Merah Putih Desa Sukanegara.

Warga setempat , baik dari Kampung Tambak Baya maupun kampung tempat tinggal sang Kades — mengungkap bahwa hampir seluruh kegiatan desa dikelola oleh keluarga Kades. Anak kandung Kades disebut-sebut sebagai tim pelaksana proyek, sementara keponakan Kades menjabat sebagai bendahara BUMDes, dan anaknya pula menjadi bendahara koperasi desa.

Kondisi ini memunculkan kecurigaan kuat bahwa pemerintahan Desa Sukanegara telah dikelola secara tertutup dan tidak profesional, serta sarat konflik kepentingan. “Desa ini seperti milik pribadi. Semua kegiatan dipegang keluarga Kades. Warga hanya tahu hasilnya, tapi tidak pernah dilibatkan,” ujar salah seorang warga dengan nada kesal.

Lebih memalukan lagi, saat wartawan mencoba mengonfirmasi langsung dugaan tersebut, Kepala Desa Sukanegara justru kabur dari Kantor Desa dengan sepeda motor tanpa memberi penjelasan sedikit pun. Sikap ini dinilai tidak etis, tidak profesional, dan tidak mencerminkan wibawa seorang pejabat publik.

Seorang wartawan yang hadir di lokasi menyayangkan tindakan tersebut. “Kades itu pejabat publik, digaji dari uang rakyat. Tapi ketika ditanya soal transparansi, malah kabur seperti menghindari tanggung jawab. Ini perilaku yang tidak layak ditiru,” ujarnya tegas.

Sementara itu, Agus S., pemerhati sosial di Kabupaten Serang, menilai dugaan praktik nepotisme ini harus menjadi perhatian serius. “Inspektorat jangan hanya percaya laporan yang ‘baik-baik saja’. Harus turun ke lapangan dan memeriksa secara faktual. Kalau benar, ini sudah termasuk penyalahgunaan jabatan dan bisa berpotensi pelanggaran hukum,” katanya.

Menanggapi persoalan tersebutl aktivis forum masyarakat peduli lingkungan (FMPL) Banten, Samsul angkat bicara dengan tegas. Ia meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dan Inspektorat Kabupaten Serang segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan mendalam.

“Samsul dari Aktivis Banten mendesak pihak Inspektorat Kabupaten Serang dan **APH — baik Polres maupun Kejaksaan — agar segera menyelidiki dugaan pelanggaran ini. Jangan biarkan ada kepala desa yang memperlakukan jabatan seperti warisan keluarga. Ini jelas mencederai semangat pemerintahan bersih dan transparan,” tegas Samsul.

Ia menambahkan, jika terbukti benar adanya praktik nepotisme dan penyalahgunaan kekuasaan dalam pengelolaan dana desa, maka Kades Sukanegara harus diproses secara hukum. “Negara ini bukan tempat bermain bagi pejabat yang serakah. Dana desa adalah uang rakyat. Bila digunakan untuk memperkaya diri dan keluarga, itu bentuk kejahatan moral dan hukum,” pungkasnya.

Warga kini menanti langkah tegas dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Mereka berharap dugaan ini tidak berhenti pada wacana, tetapi benar-benar ditindaklanjuti secara transparan dan terbuka.

Karena jabatan publik bukan hak turun-temurun, dan dana desa bukan milik keluarga. Pemerintah harus bertindak sebelum rakyat kehilangan kepercayaan.

(Tim)

Berita Terkait

Satlantas Polres Brebes Gencarkan Edukasi Tertib Berlalu Lintas, Sasar Santri dan Masyarakat dalam Ops Patuh Candi 2026
Perkuat Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat, Kapolresta Cirebon Gelar Sholat Jumat Keliling di Astanajapura
Kapolresta Cirebon Pimpin Aksi Green Policing, Tanam 30 Pohon Mangga dan Ajak Personel Peduli Lingkungan
Polres Pekalongan Gerebek Tiga Lokasi, 174 Kemasan Arak Bali dan Ciu Disita!
Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.
Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Satlantas Polres Brebes Gencarkan Edukasi Tertib Berlalu Lintas, Sasar Santri dan Masyarakat dalam Ops Patuh Candi 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Perkuat Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat, Kapolresta Cirebon Gelar Sholat Jumat Keliling di Astanajapura

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Kapolresta Cirebon Pimpin Aksi Green Policing, Tanam 30 Pohon Mangga dan Ajak Personel Peduli Lingkungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Polres Pekalongan Gerebek Tiga Lokasi, 174 Kemasan Arak Bali dan Ciu Disita!

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.

Berita Terbaru

Uncategorized

Casino non AAMS in Italia – vantaggi e svantaggi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB

Uncategorized

Fortune Tiger slot de cassino

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB

Uncategorized

Top 10 Casinos en Ligne (2026) – Sites Fiables & Légaux

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB