Jakarta Patrolinews86.com-Rakyat dan Polisi bukan Musuh jangan mau jadi korban adu domba para penguasa dzalim. Setiap kali masyarakat turun ke jalan,benturan dengan aparat kepolisian hampir selalu terjadi. Pola seperti ini terus berulang sehingga menimbulkan pertanyaan mendasar di benak kita. Benarkah Rakyat dan Polisi Musuh ,ataukah memang ada pihak yang sengaja memainkan skenario ini..?
Namun jika dicermati lebih jauh dengan analisa yang mendalam berdasarkan ketenangan hal ini bukanlah fenomena yang kebetulan karena pola tersebut selalu konsisten terjadi, Ada skenario besar yang dengan sengaja mempertentangkan rakyat dengan aparat,sehingga inti dari persoalan yang sesungguhnya diprotes justru tidak tersentuh.
Dalam situasi dan kondisi ini, Para elite politik yang seharusnya bertanggung jawab atas kebijakan justru malah diuntungkan. Sorotan publik teralihkan dari pusat kekuasaan ke konflik horizontal di jalanan. Rakyat sibuk mengutuk Polisi dan Polisi sibuk menghalau Rakyat,sementara para pengambil kebijakan duduk tenang di kursi kekuasaan. Energi demokrasi terkuras habis namun masalah utama tetap tak terselesaikan Sabtu(30/8)
Jangan lupa Polisi sejatinya merupakan bagian dari masyarakat namun polisi aktif tidak memiliki hak untuk memilih pada pemilu dan pilkada sebagai bentuk Netralitasnya. Mereka lahir dari lingkungan masyarakat, hidup dalam realitas sosial yang sama dan gajinya pun dibayarkan dari pajak rakyat. Setiap persoalan yang memicu Demonstrasi seperti kenaikan harga,ketidakadilan hukum,kebijakan ekonomi pada dasarnya juga menyentuh kehidupan keluarga aparat
Baik aparat maupun Rakyat harus kompak berani menolak skenario adu domba ini.Musuh
rakyat bukanlah polisi dan musuh polisi bukanlah rakyat. Musuh yang sesungguhnya adalah provokator yang memerankan skenario besar dalam praktik kekuasaan yang terus menunggangi dan memanfaatkan benturan ini untuk melanggengkan kekuasaannya.
Mari kita bersama-sama menanamkan dan menumbuhkan Kesadaran yang tinggi dalam menjalin komunikasi dan mempererat kebersamaan serta memperkuat tali Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Menegakan Hukum dan Demokrasi.(bie)
























