Ketua MKKS Indramayu Drs. H. Edi Kanedi M.Pd. Diduga Menentang Kebijakan Gubernur Jabar Terkait Larangan Studi Tour 

Selasa, 20 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MKKS Indramayu Drs. H. Edi Kanedi M.Pd. Diduga Menentang Kebijakan Gubernur Jabar Terkait Larangan Studi Tour
Indramayu  pattolinews86.com – Viral nya pernyataan Gubernur jawabarat KDM terkait pelarangan study tour oleh pihak sekolah ternyata tidak berlaku di Kabupaten Indramayu, hal ini di ungkapkan oleh Drs. H. Edi Kanedi, M.Pd, Melalui telpon celuler, sabtu 17/5/2025.

Team media menanyakan tanggapan terkait banyaknya sekolah SMAN di kabupaten Indramayu yang mengadakan studi tour. Menurut H. Edi “Tidak menjadi masalah untuk kabupaten Indramayu mah, apalagi kemaren kan sudah di bawa rapat semua para  kepala sekolah SMAN  Indramayu di purwakarta dan sudah beres tidak ada masalah dan sudah di periksa”.

Menanggapi pengakuan  ini hendaknya KDM jangan tebang pilih dalam menjalankan aturan karena informasi yang berkembang di lingkungan sekolah bagi yang melanggar kabarnya di berikan sangsi berat, kalau tidak di pecat jadi kepala sekolah bisa turun golongan dan pangkatnya.

Untuk itu hendaknya KDM bisa menindak tegas atau jangan hanya membikin kegaduhan di lingkungan pendidikan tingkat SMK/ SMA di lingkungan dinas pendidikan tingkat provinsi Jawa barat contohnya jangan sampai ada aturan yang tebang pilih kok di Depok bisa rame dan di sangsi tetapi di kabupaten Indramayu malah adem adem aja dan bahkan kepala sekolah dan sekaligus Ketua MKKS dengan bangganya mengatakan bahwa tidak masalah bagi Indramayu mah dan udah beres .tentu pengakuan ini mengisyaratkan dirinya dapat dukungan penuh dari Atasan ataukah udah beres dibawah tangan atau ada hal hal lain yang tidak bisa diucapkan .Apalagi studi tour bagaimanapun ada profit dan bukan hal biasa ada kelebihan bagi2 .

Bahkan untuk setingkat SMAN dan SMK bukan ada pungutan kaya di sekolah SD yang bisa dipungut kecil  tetapi di SMAN tentu satu siswa itu anggarannya besar besar di pintanya. ” Ungkap sumber dilapangan.
Screenshot 20250505 220949 1
Screenshot 20250505 220727 2
Andi kosim

Berita Terkait

Tujuh Mata Lomba Ikut Memeriahkan HUT PGRI di Kecamatan Cipaku Ciamis
Bau Tak Sedap Dana BOS..! 13 SDN di Kecamatan Depok Berpotensi Bakal Berhadapan dengan Persoalan Hukum
Daftar Sekolah SMA/ SMK Negeri Swasta di Kabupaten Kuningan
SMA-SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Majalengka
Madrasah Aliyah Negeri 2  Kota Cirebon Hari ini lagi diperiksa BPKP
Buka Bimtek Penguatan Peran PPID Sekolah Se-Cadisdik Wilayah IV, Kadisdik Dorong Perkuat Ekosistem dan Komunikasi Publik
Kekurangan Tenaga Pengajar, Siswa Kelas 3 dan 6 SDN 2 Rancahan Belajar Satu Ruangan
Kapolres Hadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Tegaskan Komitmen Polisi Peduli Pendidikan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Tujuh Mata Lomba Ikut Memeriahkan HUT PGRI di Kecamatan Cipaku Ciamis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Bau Tak Sedap Dana BOS..! 13 SDN di Kecamatan Depok Berpotensi Bakal Berhadapan dengan Persoalan Hukum

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Daftar Sekolah SMA/ SMK Negeri Swasta di Kabupaten Kuningan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:02 WIB

SMA-SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Majalengka

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Madrasah Aliyah Negeri 2  Kota Cirebon Hari ini lagi diperiksa BPKP

Berita Terbaru