Anggaran Kopdes Merah Putih Tembus Rp.5 Miliar per Desa, PPWI Jabar Warning Keras: Kawal! Jangan Biarkan Jadi Ladang Bancakan!

Rabu, 14 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggaran Kopdes Merah Putih Tembus Rp.5 Miliar per Desa, PPWI Jabar Warning Keras: Kawal! Jangan Biarkan Jadi Ladang Bancakan!

Bandung patrolinews86.com – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Jawa Barat menyerukan kepada seluruh insan pers untuk mengawal secara kritis dan cermat pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang saat ini mulai digulirkan pemerintah di berbagai desa.

Ketua PPWI Jawa Barat, Agus Chepy Kurniadi, dalam pernyataan resminya menyebut bahwa program tersebut sangat rentan disusupi praktik kolusi dan nepotisme, mengingat besarnya anggaran yang digelontorkan untuk tiap unit koperasi desa.

> “Program Kopdes Merah Putih ini memiliki potensi luar biasa dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Namun, fakta di lapangan menunjukkan banyak oknum kepala desa yang mulai bermain di belakang layar, menanamkan kerabat atau kroni sebagai pengurus koperasi,” ujar Agus, Selasa (14/5).

Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai sumber resmi, pemerintah telah mengalokasikan anggaran antara Rp.3 hingga Rp.5 miliar per desa untuk mendirikan dan mengoperasikan koperasi ini. Dana tersebut bersumber dari kombinasi APBN, dana desa, dan dukungan pembiayaan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

> “Dengan nilai anggaran sebesar itu, bukan hal aneh bila jabatan di dalam koperasi jadi rebutan. Apalagi jika digunakan untuk mendirikan unit usaha seperti apotek desa, gudang hasil panen, hingga koperasi simpan pinjam. Ini yang harus dikawal agar tidak jadi bancakan elite desa,” lanjutnya.

Agus mengingatkan bahwa wartawan dan jurnalis warga memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam mengawasi implementasi program ini, mulai dari proses pembentukan, rekrutmen pengurus, hingga operasional harian koperasi.

> “Kami di PPWI Jawa Barat menyerukan kepada seluruh anggota dan rekan-rekan pers untuk aktif melakukan pemantauan, investigasi, dan pelaporan jika ditemukan indikasi penyimpangan. Jangan beri ruang bagi praktik KKN atas nama pemberdayaan desa,” tegasnya.

Selain itu, Agus juga mengimbau agar Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan lembaga pengawasan lainnya turut menjalankan fungsi kontrol sesuai mandat Undang-Undang Desa.

“Pers tidak boleh diam. Kopdes Merah Putih harus jadi harapan rakyat, bukan alat eksploitasi oleh segelintir orang. Transparansi dan partisipasi publik adalah kunci,” pungkasnya. (Permadhi/ds)

Berita Terkait

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu
Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Camat Darangdan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan
Revitalisasi Sekolah di Cirebon Banyak Masalah hingga dugaan pemotongan 20% , ARM Desak APH Usut Tuntas
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati

Berita Terbaru