Pangdam Sebut Kasus Ledakan Amunisi Di Garut Massih Tahap Investigasi Pemerintah Siap kan 50 Juta Dan Jaminan Pendidikan.

Rabu, 14 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam Sebut Kasus Ledakan Amunisi Di Garut Massih Tahap Investigasi Pemerintah Siap kan 50 Juta Dan Jaminan Pendidikan.

 

Garut – Patrolinews86.com – Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, menegaskan bahwa penyelidikan terkait kasus ledakan amunisi afkir di kawasan Cibalong, Garut, masih berlangsung. Ia memastikan area lokasi ledakan telah steril dari aktivitas masyarakat guna mendukung kelancaran proses investigasi.

“Masih investigasi, belum selesai ya. Nanti timnya masih bekerja ya,” ujar Mayjen TNI Dadang Arif Abdurrahman kepada awak media pada Selasa, 13 Mei 2025 siang.

Dalam kunjungannya bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Setiawan, Pangdam mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area bekas pemusnahan amunisi yang meledak.

Sementara itu, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa pemerintah provinsi memberikan dana kerohiman sebesar Rp50 juta untuk masing-masing keluarga korban. Ia juga memastikan seluruh anak korban akan mendapatkan jaminan pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi.

“Oh iya, nilainya per orang Rp50 juta. Sekolahnya (anak-anak) kan sudah tanggung jawab saya, sampai kuliah,” ucap Dedi Mulyadi saat diwawancarai awak media di hadapan keluarga korban.

Ia menambahkan, sebagian korban diketahui sudah lama bekerja dalam kegiatan pemusnahan amunisi, bahkan ada yang telah menjalani profesi tersebut hingga sepuluh tahun. Menurutnya, insiden ini merupakan kecelakaan kerja yang menimpa para pekerja saat menjalankan tugas mereka.

“Ya mereka itu bekerja. Pengakuannya, mereka sudah lama di sana, ada yang sepuluh tahun. Kalau peristiwa itu terjadi saat bekerja, ya ini kecelakaan kerja,” ungkapnya.

Hingga Selasa siang, terdapat sembilan jenazah warga sipil yang masih dalam proses identifikasi di RSUD Pameungpeuk. Lima di antaranya telah berhasil diidentifikasi, dan tiga jasad akan segera diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Pihak berwenang hingga kini belum mengungkap secara resmi penyebab ledakan amunisi afkir yang terjadi di kawasan Cibalong tersebut.

( Lip NNG/ indra budiman)

Berita Terkait

Babinsa Ngrampal Ikut Turun ke Sawah, Petani Jadi Mitra Ketahanan Pangan.
Patroli Malam, Babinsa Jaga Keamanan dan Kondusivitas Wilayah.
Babinsa Joyotakan Dukung Kelancaran Pendistribusian MBG di SMK Muhamadiyah 1 Surakarta.
Satgas TMMD Kodim 0724/ Boyolali Lakukan Penyuluhan dan Sosialisasi Kegiatan PKK.
Patroli Malam Anggota Koramil 03/Ngadirojo Ciptakan Rasa Aman di Wilayah.
Babinsa Tangen Tak Canggung Turun ke Sawah, Bantu Petani Cabut Bibit Padi demi Kejar Musim Tanam.
Peran Aktif Babinsa Serengan Dampingan MBG Bumil dan Balita
Danrem 043/Gatam Tekankan Disiplin dan Pengabdian Nyata Prajurit di Way Kanan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Patroli Malam, Babinsa Jaga Keamanan dan Kondusivitas Wilayah.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Babinsa Joyotakan Dukung Kelancaran Pendistribusian MBG di SMK Muhamadiyah 1 Surakarta.

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Satgas TMMD Kodim 0724/ Boyolali Lakukan Penyuluhan dan Sosialisasi Kegiatan PKK.

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Patroli Malam Anggota Koramil 03/Ngadirojo Ciptakan Rasa Aman di Wilayah.

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Babinsa Tangen Tak Canggung Turun ke Sawah, Bantu Petani Cabut Bibit Padi demi Kejar Musim Tanam.

Berita Terbaru