20 SD dan SMP di Kuningan Ikuti Program Sekolah Rujukan Google

Jumat, 25 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

20 SD dan SMP di Kuningan Ikuti Program Sekolah Rujukan Google

Program ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dengan Google for Education Indonesia. Kegiatan berlangsung sejak Desember 2024 hingga Februari 2025, dengan melibatkan 10 SD dan 10 SMP.

Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. mengatakan, transformasi digital adalah langkah menghadapi tantangan dunia pendidikan di era disrupsi. Kolaborasi ini harus menjadi pemicu lahirnya inovasi di sekolah.

“Kami yakin, bahwa program sekolah rujukan google dapat menjadi bagian meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan dalam pemanfaatan teknologi digital di lingkungan sekolah,” katanya

Ia mengapresiasi para kepala sekolah yang dianggap sebagai motor perubahan, termasuk Kepala SMPN 1 Jalaksana, Elin Linawati, yang dinilai berhasil membangun komitmen kuat dalam mewujudkan lingkungan belajar yang transformatif.

Kepala Disdikbud Kabupaten Kuningan, Uu Kusmana, S.Sos., M.Si., menyebutkan program ini memberikan pelatihan intensif Google Workspace for Education, meliputi pemanfaatan Google Classroom, Google Docs, serta berbagai alat digital pendukung lainnya.

“Sebanyak 60 pendidik telah mengikuti pelatihan ini. Selain meningkatkan keterampilan digital, program ini juga membentuk komunitas Google Educator dan menjadikan beberapa sekolah sebagai role model praktik digitalisasi,” sebutnya.

Ia menambahkan, Guru SMPN 3 Kuningan, Jum’ati, S.Pd., berhasil meraih sertifikasi sebagai Google Master Trainer dan kini siap terlibat dalam pelatihan lebih luas bagi guru lainnya di Kuningan.

Perwakilan Google for Education Indonesia, Ganis Samudra Muharyono, menyampaikan bahwa kehadiran Google di Kuningan merupakan bagian dari upaya mempercepat transformasi pendidikan melalui berbagi ilmu, pengalaman, dan teknologi.

Ganis juga menegaskan pentingnya kesiapan sekolah menghadapi perkembangan teknologi, terutama sejalan dengan rencana pemerintah pusat yang akan mengintegrasikan mata pelajaran coding dan kecerdasan buatan (AI) ke dalam kurikulum.

“Harapan kami, melalui program ini dapat mencetak siswa-siswa Kuningan yang siap berkompetisi di tingkat global dengan keterampilan problem solving, teamwork, komunikasi, berpikir kritis, dan kreativitas,” tambahnya. (IKP/dhian )

Screenshot 20250425 091925

Screenshot 20250425 091848

Screenshot 20250425 091828

Berita Terkait

Tujuh Mata Lomba Ikut Memeriahkan HUT PGRI di Kecamatan Cipaku Ciamis
Bau Tak Sedap Dana BOS..! 13 SDN di Kecamatan Depok Berpotensi Bakal Berhadapan dengan Persoalan Hukum
Daftar Sekolah SMA/ SMK Negeri Swasta di Kabupaten Kuningan
SMA-SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Majalengka
Madrasah Aliyah Negeri 2  Kota Cirebon Hari ini lagi diperiksa BPKP
Buka Bimtek Penguatan Peran PPID Sekolah Se-Cadisdik Wilayah IV, Kadisdik Dorong Perkuat Ekosistem dan Komunikasi Publik
Kekurangan Tenaga Pengajar, Siswa Kelas 3 dan 6 SDN 2 Rancahan Belajar Satu Ruangan
Kapolres Hadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Tegaskan Komitmen Polisi Peduli Pendidikan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Tujuh Mata Lomba Ikut Memeriahkan HUT PGRI di Kecamatan Cipaku Ciamis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Bau Tak Sedap Dana BOS..! 13 SDN di Kecamatan Depok Berpotensi Bakal Berhadapan dengan Persoalan Hukum

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Daftar Sekolah SMA/ SMK Negeri Swasta di Kabupaten Kuningan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:02 WIB

SMA-SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Majalengka

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Madrasah Aliyah Negeri 2  Kota Cirebon Hari ini lagi diperiksa BPKP

Berita Terbaru