Perkumpulan Nyai Kawung Gelar Dialog Revitalisasi Budaya, dalam Peringati Hari Pahlawan bertempat di Joglo Mas Sehna

Senin, 11 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkumpulan Nyai Kawung Gelar Dialog Revitalisasi Budaya, dalam Peringati Hari Pahlawan bertempat di Joglo Mas Sehna

 

Boyolali – Patrolinews86.com.
bertempat di Joglo Mas Sehna Sukorame Musuk, Perkumpulan Nyai Kawung menggelar acara Ngaji Budaya Peringatan Hari Pahlawan. Acara ini berlangsung mulai pukul 20.00 sampai 23.30 WIB.sabtu(10/11/2024) malam.

Hadir dalam acara tersebut KH. Rahmat Agus bin Kiai Abdurrahman (Gus Par Wong) Pengasuh Pesantren dan Rumah Kebudayaan Surau Kami Semarang dan Kyai Mukminin (Gus Minin) Ketua / Pembina Perkumpulan Nyai Kawung Boyolali selaku Pembicara.
Nampak juga tokoh-tokoh di Boyolali seperti H. Sumarno Lindu, Gus Ipud, Drg. Fauzan Arif Munandar (Mas Dokter), Pegiat Seni Candra Harjanto dan Alifia Arsi dari Salatiga, Pegiat Seni Rupa Imam Alamanda Suruh Semarang, santri, pemuda, warga sekitar dan grup music Nyai Kawung.
“Acara ini kami gelar dalam rangka mengingat dan meneruskan perjuangan para pahlawan, para syuhada yang gugur membela bangsa dan negara Indonesia. Acara ini kami desain ada orasi budaya, musik, puisi dan dialog interaktif, sehingga ada nuansa yang lebih menarik”, Kata H. Ismail Alhabib selaku Sekjen Nyai Kawung.

Acara diawali dengan dzikir tahlil dan kirim doa kepada para pahlawan dilanjut orasi budaya oleh Gus Par, diselingi musik dan puisi oleh Candra dan Alifia.

Dalam orasinya Gus Par menjelaskan bahwa Hari Pahlawan 10 November itu bermula dari Fatwa Resolusi Jihad 22 Oktober oleh KH. Hasyim Asy’ari yang sekarang menjadi Hari Santri Nasional dan selanjutnya melahirkan konsep pertahanan rakyat semesta oleh Jendral Sudirman.
“Mengingat kekejaman penjajah dan kedatangan Kembali tentara Inggris, Belanda dan sekutunya yang mengancam kemerdekaan, kedaulatan Indonesia dan kenyamanan umat dalam beribadah, Mbah Hasyim mewajibkan umat Islam jihad melawan mereka”, Jelas Gus Par.
“Mbah Hasyim mengkonsolidasikan semua ulama, pemuda dan tentara rakyat termasuk Kyai dari Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sehingga serangan belum dimulai sampai menunggu Kyai Abbas Cirebon. Termasuk bambu runcing yang sudah disuwuk itu sebagian berasal dari KH Subuki dan Kiai Sumihardo Parakan Temanggung Jawa Tengah”, lanjut Gus Par Kyai Nyentrik yang dulu aktif di Lembaga Dakwah PBNU.

Dalam sesi interaktif, Yanto dari peserta mengharapkan agar Perkumpulan Nyai Kawung selain menjadi wadah seni budaya tapi juga bisa menjadi wadah melestarikan lingkungan karena bumi kita makin panas.
Gus Minin selaku Pembina Nyai Kawung merespon positif dan menambahkan bahwa kalau dulu perjuangan pahlawan itu betul-betul perang melawan penjajah, namun sekarang ini perjuangan kita sekarang ini jihad melawan nafsu kita dan meneruskan jariyah perjuangan pendahulu agar tetap selalu mengalir.
“Saya berharap dengan ngaji budaya dan Perkumpulan Nyai Kawung ini bisa menjadi wadah kita bersama untuk saling belajar dan selalu bergerak meneruskan perjuangan para pendahulu dan guru-guru kita” Pungkas Gus Minin.( Samira )

Berita Terkait

Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.
Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Berita Terbaru