Vox Point Sikka Soroti Minimnya Perhatian Para Pemimpin Soal Tenaga Kerja Yang Membantu Petani Cengkeh.
PATROLINEWS86.COM _ SIKKA, NTT.
Hari tani Indonesia jatuh pada tanggal 24 September vox point Sikka soroti minimnnya perhatian para pemimpin soal tenaga kerja yang membantu petani cengkeh.
Hal itu di diungkap oleh Ketua Vox Point Sikka di sela-sela kesibukannya menjadi instruktur di kampus Politeknik Cristo Re Maumere.
Raff Marthin menjelaskan petani cengkeh saat ini sangat mengeluh dengan kurangya tenaga kerja yg membantu untuk memetik buah cengkeh.
Pasalnya menurut gaudensius Dene salah seorang petani cengkeh di kecamatan doreng desa wogalirit kampung kongas yang ia temui mengatakan untuk panen tahun ini sangat banyak dan bisa di katakan panen raya, karena hampir semua cengkeh berbuah lebat dan tentu ini membutuhkan tenaga kerja yg banyak.
Lanjutnya, kami sangat kekurangan tenaga dan kami minta pemerintah dan vox point untuk membantu kami tenaga sukarelawan untuk membantu kami.
Ketika di konfirmasi awak media PATROLINEWS86.COM soal besaran upah yang diberikan kepada relawan atau tenaga kerja lepas biasanya per kilogram hasil petik upahnya 5000 rupiah tinggal di dalam dan makan di dalam.
Menanggapi hal itu sekretaris vox point Sikka : Petrus Plain juga memiliki keinginan untuk membuka posko Relawan untuk menampung orang muda yg belum memiliki pekerjaan dan punya kemampuan memanjat bisa membantu masyakarat.
Piter Nenang, berharap dengan adanya kondisi seperti ini kita sebagai organisasi sosial dan pemimpin Ormas mendorong semua stakeholder untuk mencari solusi untuk membantu petani yg sedang kekurangan tenaga kerja untuk petik cengkeh.
Lanjut, dirinya berharap tanggapan di media ini merupakan bentuk dukungan dan perhatian vox point kepada masyarakat kecil yang membutuhkan pertolongan untuk menopang ekonomi keluarga melalui hasil panen cengkeh.
GELSONIELA – PATROLINEWS86.COM
























