Produk UMKM di Festival Golo Koe Labuan Bajo, Diborong Turis Asing.

Selasa, 13 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produk UMKM di Festival Golo Koe Labuan Bajo, Diborong Turis Asing.

PATROLINEWS86.COM _ LABUAN BAJO, NTT.  – Sejumlah turis asing memborong produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dipasarkan masyarakat dalam gelaran Festival Golo Koe 2024 di Marina Waterfront Labuan Bajo, Provinsi NTT.

Berbagai produk lokal mulai dari kopi khas Manggarai, gula merah, hingga kacang mente diborong oleh kelompok turis asal Negara Spanyol.

Pantauan awak media PATROLINEWS86.COM : Gregorius Cristison Bertholomeus, S.H.,M.H saat berada di lokasi melihat para turis asing sangat menikmati produk UMKM warga masyarakat NTT juga para turus asing ini beli banyak hasil produk UMKM, mulai dari kopi, gula, kacang mente, dan sebagainya.

Warga asing sempat mencoba kopi dan tertarik sehingga beli, ungkap Rikardus Taris, salah satu pelaku UMKM di Festival Golo Koe, ditemui awak media ini, pada hari Senin 12/08/2024 malam.

Selain turis asing, lanjut Rikardus, booth nya juga ramai dikunjungi wisatawan domestik hingga para peziarah yang datang meramaikan gelaran festival tersebut.
Dampaknya, omzet harian pun meningkat.

Sehari bisa dapat bersih Rp 2,5 juta sampai Rp 3,5 juta.
Meningkat tajam dari hari-hari biasanya.
Ramai yang datang sejak hari pertama, ucapnya.

Rikardus menyampaikan terima kasih kepada Keuskupan Ruteng, Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat, dan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang telah menggelarkan event ini.

Festival seperti ini menurutnya sangat membantu menggerakkan roda perekonomian masyarakat kecil.
Ia mengaku bersyukur dan berterima kasih diberikan kesempatan berpartisipasi dalam festival religi ini.

Semoga ke depan selalu banyak kegiatan yang melibatkan UMKM.
Tentunya ini akan sangat membantu kami di tengah situasi ekonomi yang sulit dan kurang baik, ucapnya.

Perlu diketahui, lebih dari 200 UMKM hadir memeriahkan festival ini.
Para peserta UMKM berasal dari komunitas, paroki, dan perorangan, di wilayah Keuskupan Ruteng yaitu Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, dan daerah lain di NTT.

Festival Golo Koe yang bertujuan mewujudkan pariwisata holistik di wilayah Keuskupan Ruteng, Manggarai Raya dengan motto : “berpartisipasi berbudaya dan berkelanjutan digelar pada 10-15/08/2024 itu telah ditetapkan sebagai kegiatan tahunan oleh pemerintah daerah dan Keuskupan Ruteng.

Wakil Bupati Manggarai Barat : Yulianus Weng mengatakan, Festival Golo Koe menjadi ajang untuk mempererat kerukunan antarumat beragama di Manggarai Barat.

Pada festival ini, Bunda Maria akan diarak mengelilingi laut, melibatkan berbagai sanggar, termasuk dari teman-teman yang beragama Islam, Protestan, Hindu, dan Buddha.
Toleransi ini terlihat jelas melalui festival ini, tutur Weng.

Selain itu Uskup terpilih Labuan Bajo, : Romo Maksimus Regus, menyampaikan bahwa, Festival Golo Koe tahun ini menekankan tiga aspek penting: ekonomi, budaya, dan spiritual.

Pertama, aspek ekonomi melalui kehadiran UMKM beberapa hari ke depan, kedua, aspek budaya melalui pementasan tarian budaya kolosal, dan ketiga, aspek rohani melalui prosesi Maria dan Misa Akbar, terangnya.

Lanjutnya ia berharap Festival Golo Koe dapat memberikan dampak signifikan, terutama dalam sektor pariwisata, serta bagaimana semua pihak dapat merasakan manfaat dari festival ini.

Festival ini berusaha mengisi aspek-aspek yang perlu mendapatkan perhatian lebih dari industri pariwisata, seperti aspek budaya, nilai kelokalan, serta keberadaan komunitas lokal dalam narasi besar pariwisata di Labuan Bajo, tegasnya.

Festival Golo Koe telah ditetapkan sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang menambah prestise dan daya tarik festival ini dalam kalender pariwisata nasional.

GELSON _ PATROLINEWS86.COM.

Berita Terkait

Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.
Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Berita Terbaru