Tingkat Perekonomian dan Kebutuhan, Tambang Pasir di Rejosari Jadi Mata Pencaharian Alternatif Warga

Sabtu, 3 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tingkat Perekonomian dan Kebutuhan, Tambang Pasir di Rejosari Jadi Mata Pencaharian Alternatif Warga

LAMPUNG TENGAH patrolinews86.com – Munculnya pertambangan pasir di kawasan kampung Rejosari, Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung disyukuri warga sekitar, 3 Agustus 2024.

Ternyata tak sedikit warga yang menganggur harus mencari nafkah ke luar kampung. Dengan dibukanya tambang pasir ini, warga kampung Rejosari dan sekitarnya mendapatkan pekerjaan dan penghasilan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka.

“Alhamdulillah, kita bersyukur dengan adanya tambang pasir ini, kita bisa dapat pekerjaan dan penghasilan baru. Sebelum adanya tambang banyak masyarakat yang harus kerja diluar daerah untuk menyambung hidup, mas” Ujar Yanto saat dijumpai di areal tambang.

Dalam kurun waktu enam bulan, ia bekerja di tambang pasir ini bisa mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Dalam sehari, selama delapan jam waktu bekerja ia mengaku bisa mendapatkan hingga Rp.100.000 bahkan lebih.

Sementara itu, Kepala Kampung Rejosari Harsono mengatakan jika keberadaan tambang pasir ini sedikit banyaknya bisa meningkatkan taraf perekonomian warga di kampungnya.

“Ya, tambang ini cukup membantu warga, khususnya warga yang mengandalkan penghasilannya dari pertanian. Tadinya banyak pengganguran jika di musim kemarau dan baru bisa bertani di musim penghujan. Juga dapat membantu warga yang tidak memiliki penghasilan tetap” Jelas Harsono.

Pemilik Usaha Tambang Pasir Rejosari, Jarwo mengaku bahwa sudah ada 200 orang yang menjadi pekerja di tambang pasir miliknya.

“Ya mas, memang tambang pasir milik saya ini baru beroperasi sekitar 6 bulan ini tetapi sudah banyak manfaatnya. Salah satu manfaatnya yaitu bagi warga yang tadinya pengangguran sekarang sudah memiliki pekerjaan dan bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka masing-masing.

Saya berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Tengah dan dinas terkait agar dapat membantu kelangsungan kawasan tambang di Kampung Rejosari ini, bukan hanya sekedar untuk kepentingan saya pribadi tetapi juga bisa menjadikan lokasi kawasan tambang pasir ini untuk bisa menjadi salah satu sumber dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)”, Tandas Jarwo.

(dwi/red)

Berita Terkait

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
PULUHAN ORMAS PEMUDA PANCASILA BERKUMPUL DI GOR TRISANJA MENGGRUDUG KANTOR PIMPINAN CABANG GERAKAN ANSHOR TEGAL. 

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 

Berita Terbaru