10 Pesilat Pagar Nusa Asjap Kembali Unjuk Gigi Pada Kejuaraan Silat Terbuka, “Sultan Kacirebonan Competition 2024”
Kota Cirebon, Patrolinews86.com – Bertempat digelanggang olah raga (GOR) Bima Kota Cirebon, event turnamen beladiri terbuka segala usia pelajar yang memperebutkan Piala Menpora dan Piala Bergilir Sultan Kacirebonan telah selesai diselenggarakan. event yang melibatkan Pemerintah Daerah (pemda) Kota Cirebon, komite olahraga nasional indonesia (KONI) cirebon, dan wadah ikatan pencaksilat seluruh indonesia (IPSI) cirebon serta Kesultanan Kacirebonan Cirebon sebagai penyelenggaranya telah selesai serta sukses tanpa ekses. ratusan pesilat dari berbagai perguruan pencak silat yang masih berstatus pelajar, dari tingkat SD-SMP-SMA sederajat turut serta meramaikan gelaran tersebut. dan dari puluhan perguruan pencaksilat dari seni dan model yang berbeda yang tersebar dipelosok wilayah tiga cirebon, nampak terlihat para pesilat tangguh dari kesatuan silat besutan Gus Maksum yakni peguron silat Pagar Nusa (PN) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Astana Japura (Asjap) Kecamatan Astana Japura Kabupaten Cirebon Jl. H. Yakoeb, Mertapada Wetan, Kec. Astanajapura, 45181.
PAC Pagar Nusa Asjap tidak tanggung-tanggung, sebanyak 10 (sepuluh) pesilat diturunkannya dalam laga tersebut. hasilnya cukup memuaskan, walau tidak berhasil memboyong ke 2 piala yang jadi ikon kebanggaan pada pertandingan tersebut. namun dari sepuluh pesilat yang diturunkan dihampir semua kelas yang diperlombakan, mereka berhasil membawa medali-medali. kesepuluhnya mendapatkan juara semua, dengan perolehan 2 medali emas, 3 medali perak, dan 5 medali perunggu. 2 medali emas diraih oleh Samani yang turun di kelas B 45 Kg Remaja gelanggang C partai 118, dan Hilman yang turun di kelas A 42 Kg Remaja gelanggang A partai 109. untuk 3 medali perak disumbang oleh 3 pesilat yakni Satya Prabu Kelas L Remaja 87 Kg gelanggang C partai 158, Kiki yang turun dikelas E Remaja 55 Kg gelanggang C partai 144, dan Aby yang turun di kelas C Remaja 50 Kg gelanggang A partai 126. begitupula dengan 5 medali perunggu, masing-masing disumbangkan oleh 5 pesilat lainnya. yakni Adlan yang turun di kelas E Remaja 55 Kg gelanggang A partai 133, Farel di kelas D Remaja 53 Kg gelanggang A partai 128, Hafidz turun di kelas C Remaja 48 Kg gelanggang A partai 119, Hijri yang juga turun di kelas H Remaja 53 Kg gelanggang C partai 104, dan Wiyan yang turun di kelas A Usia Dini 24 Kg gelanggang C partai 37.
Kesepuluh pesilat yang dilatih dipeguron pencak silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa PAC Asjap tersebut dengan gemilang mengukir prestasi, menurut Ibrahim Yahya Hasan selaku pelatih. dirinya sangatlah bangga, karena para pesilatnya telah menjalankan apa-apa yang jadi keinginannya. “saya selaku pelatih dari mereka para pesilat tadi sangat bersyukur, bahwa selama mengikuti pertandingan ini, semua arahan saya sebagai pelatihnya telah dilaksanakan dengan baik, hingga mereka berhasil menjadi juara walaupun tidak berhasil membopong piala. saya juga ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya, kepada Allah Swt, kepada junjungan kita Baginda Nabi Besar Muhammad SAW, kepada guru besar Pagar Nusa Gus Maksum, dan semua yang tidak bisa saya sebutkan namanya satu persatu disini” pungkas Hasan atau yang akrab disapa Ide.
Kejuaraan Pencak Silat Sultan Kacirebonan Competition 2024 yang digelar selama 3 hari dari tanggal 5-6-7 Juli 2024 tersebut, diharapkan mampu melahirkan para pesilat tangguh yang rendah hati hingga bisa bermanfaat untuk agama dan negara terutamanya untuk kedua orangtua. pencak silat adalah seni bela diri tradisional asli kebanggaan bangsa ini, namun keberadaannya hampir saja di ambang kepunahan kalau saja para guru silat negri ini sudah tidak perduli lagi pada jatidiri ilmu beladiri sejati bernama silat/pencak silat tadi. (KUSYADI)














