PKBM SKM Anugerah Sejahtera Bisa Jadi Alternatif Untuk Mendapatkan Pendidikan

Senin, 26 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PKBM SKM Anugerah Sejahtera Bisa Jadi Alternatif Untuk Mendapatkan Pendidikan

 

Cianjur | patrolinews86.com , -Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara zonasi tengah berjalan meski masih terjadi kemelut dibeberapa wilayah. Sejatinya, setiap wali murid tak perlu risau seandainya putra-putrinya gagal masuk ke sekolah yang diinginkan karena dianggap sistem zonasi yang ribet. Sebab, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) SKM Anugerah Sejahtera yang beralamat di Desa selagedang kecamatan Cibeber kabupaten Cianjur bisa jadi alternatif untuk mendapatkan pendidikan. “Senin
(26/02/2024)

“Pada undang undang sistem pendidikan nasional sudah jelas tertulis bahwa pendidikan di Indonesia bisa ditempuh dalam tiga jalur yakni : formal, informal dan non formal. Nah, di sini lah (non formal) peran kami (PKBM-red),” Ungkap Ketua PKBM SKM Anugerah Sejahtera Merin Rusyan yang Sering di panggil ibu Jaenah

Sejatinya, tidak ada yang salah dan keliru dalam pelaksanaan penerimaan siswa baru dengan sistem zonasi saat ini. Menurut dia, pemerintah menerapkan sistem zonasi dengan tujuan agar para guru benar-benar mampu menerapkan ilmu mengejar yang dimilikinya untuk semua murid yang berasal dari berbagai lapisan. Terlebih saat ini setiap guru diwajibkan memiliki sertifikasi. ” Ungkapnya

Guru itu sekarang ini kan mendapatkan sertifikasi. Maka harus bisa mengajar seluruh lapisan murid baik itu murid yang pandai maupun tidak, karena selama ini kan guru seperti kurang tertantang untuk mengajar murid yang tidak pandai,” jelasnya.

“Selain itu, penerapan zonasi dilakukan juga untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.

Asumsinya ketika penerapan zonasi dilakukan maka seorang pelajar, misalnya dari selagedang tidak perlu naik kendaraan bermotor ke sekolah yang ternyata berada di desa selagedang . Setidaknya ini bisa mengurangi kepadatan lalu lintas,” paparnya

Merin pun paham karena baru pertama kali dilaksanakan, maka sistem zonasi masih muncul ketidak beresan di sejumlah wilayah. Meski begitu, dia pun berharap setidaknya bisa mengambil ceruk dari PPDB sistem zonasi itu.

“Ya secara tak langsung kami berharap ada harapan untuk mengambil murid-murid yang seandainya tidak bisa diterima di sekolah negeri karena sistem zonasi. Kami pastikan bahwa PKBM SKM Anugerah Sejahtera itu lulusannya juga bisa bersaing.

Memang dulu kami dianggap non formal itu sebagai pelengkap, penambah dan pengganti dari dunia pendidikan formal, tapi sekarang kami bisa menjamin bahwa PKBM itu menjadi pendidikan alternatif,”Tegasnya

Menurut dia, di PKBM semua jenjang pendidikan mulai dari PAUD, TK hingga SMA dapat ditemui. Ijazah yang dikeluarkan pun setara seperti ijazah yang dikeluarkan dunia pendidikan formal pada umumnya. Untuk prestasi, dia menyebut PKBM SKM Anugerah Sejahtera yang dipimpinnya pernah menjadi juara lomba PKBM serta mendapatkan penilaian kinerja A PKBM.

“Di tempat kami mulai jenjang Kejar Paket B dan C serta Lembaga Kursus Pelatihan semua itu ijazahnya setara dengan pendidikan formal. Belum lagi setiap murid dipastikan mendapatkan keterampilan karena kami memiliki banyak kegiatan pelatihan. Banyak kok lulusan kami yang diterima di perguruan tinggi negeri di Bandung dan Jateng. Jadi tidak perlu risau untuk bergabung di PKBM,” pungkasnya

(Deden Sudiana)

Berita Terkait

Tujuh Mata Lomba Ikut Memeriahkan HUT PGRI di Kecamatan Cipaku Ciamis
Bau Tak Sedap Dana BOS..! 13 SDN di Kecamatan Depok Berpotensi Bakal Berhadapan dengan Persoalan Hukum
Daftar Sekolah SMA/ SMK Negeri Swasta di Kabupaten Kuningan
SMA-SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Majalengka
Madrasah Aliyah Negeri 2  Kota Cirebon Hari ini lagi diperiksa BPKP
Buka Bimtek Penguatan Peran PPID Sekolah Se-Cadisdik Wilayah IV, Kadisdik Dorong Perkuat Ekosistem dan Komunikasi Publik
Kekurangan Tenaga Pengajar, Siswa Kelas 3 dan 6 SDN 2 Rancahan Belajar Satu Ruangan
Kapolres Hadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Tegaskan Komitmen Polisi Peduli Pendidikan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Tujuh Mata Lomba Ikut Memeriahkan HUT PGRI di Kecamatan Cipaku Ciamis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Bau Tak Sedap Dana BOS..! 13 SDN di Kecamatan Depok Berpotensi Bakal Berhadapan dengan Persoalan Hukum

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Daftar Sekolah SMA/ SMK Negeri Swasta di Kabupaten Kuningan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:02 WIB

SMA-SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Majalengka

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Madrasah Aliyah Negeri 2  Kota Cirebon Hari ini lagi diperiksa BPKP

Berita Terbaru

HUKUM

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:45 WIB