Kapolres Ciko : Jangan Mudah Percaya Dengan Video Tawuran Yang Beredar
POLRES CIREBON KOTA, Patrolinews86.com – Masyarakat Kota maupun Kabupaten Cirebon diresahkan dengan kemunculan sejumlah video tawuran geng motor maupun tawuran konten dibeberapa tempat di kota/kabupaten Cirebon.
Namun ternyata, banyak video yang tersebar di media sosial WhatsApp maupun Facebook itu hoax atau video lama yang kembali diviralkan.
Tentu saja hal ini membuat sebagian masyarakat Cirebon merasa resah dan di hantui ketakutan jika keluar di malem hari.
Yuli, seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, mengaku sering melihat video tawuran lewat media sosial. Baik itu di group WhatsApp/FB/IG dan lain-lain.
Namun demikian, dia tidak tahu pasti dengan kebenaran video tersebut. Yang jelas, menurut Yuli, dirinya merasa resah.
“Memang benar sekarang banyak video beredar di medsos soal kejadian tawuran ataupun kerusuhan geng motor di wilayah kota maupun kabupaten Cirebon. Meski apakah peristiwa di video itu benar atau tidak terjadi di Cirebon, tapi bikin kami resah sebagai warga Cirebon,” katanya kepada patrolinews86.com Minggu (31/12/2023).
Yuli berharap agar pihak-pihak terkait termasuk aparat kepolisian agar lebih instensif melakukan patroli di medsos.
“Tujuannya agar orang yang tidak bertanggung jawab dapat dikenai sanksi sesuai undang-undang IT,” ucapnya.
Kapolres Cirebon Kota AKBP M Rano Hadiyanto kepada patrolinews86.com – meminta masyarakat agar jangan mudah percaya akan video yang beredar.
“Kami mengimbau masyarakat jangan mudah percaya video yang viral di medsos. Banyak video yang beredar bukan terjadi di Kota Cirebon melainkan di beberapa wilayah lain. Meski begitu, ada beberapa video yang pernah terjadi di Kota Cirebon namun kembali diviralkan kembali oleh orang tidak bertanggungjawab untuk membuat resah masyarakat,” ungkapnya.
AKBP M Rano mengimbau masyarakat agar segera melapor ke kantor Polisi terdekat jika melihat adanya peristiwa tawuran ataupun aksi geng motor.
Silahkan segera melapor ke kantor polisi terdekat atau hubungi call center polri 110. Untuk lebih memberi rasa aman kepada masyarakat, kami juga telah menginstruksikan kepada petugas polisi berseragam, terdiri Sabhara dan Bhabinkamtibmas untuk intensif melakukan patroli wilayah. Pungkasnya.
(Dedi)
























