LEMBAGA PEMUDA ISLAM ANCARAN (LPIA) KUNINGAN DAN KEMNPORA RI
ADAKAN PELATIHAN MANAJEMEN PENANGGULANGAN BENCANA
Kuningan patrolinews86.com – Salah satu upaya meningkatkan peran serta Pemuda dalam hal Pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi resiko bencana, Lembaga Pemuda Islam Ancaran (LPIA) bekerjasama dengan Deputi II Bidang Pengembangan Pemuda, Khususnya Asisten Deputi Kepeloporan Pemuda, Kementrian Pemuda dan Olah raga Republik Indonesia, menggelar latihan Manajemen Penanggulangan Tanggap Bencana pada Hari Sabtu-Minggu 18/19 November 2023 bertempat di Buper Talaga Surian Desa Puncak Kecamatan Cigugur Kuningan, dan di buka Secara Daring Oleh Asisten Deputi Kepeloporan Pemuda, Kementrian Pemuda dan Olah Raga RI, DR. Drs. TB Zaenal Ainin M.Pd, M.Si
Dalam sambutannya Asisten Deputi Kepeloporan Pemuda, Kementrian Pemuda dan Olah Raga RI, DR. Drs. TB Zaenal Ainin M.Pd, M.Si , Menghararapkan dengan kegiatan ini bisa melahirkan relawan relawan Muda yang tangguh dan Handal dan bisa bergerak cepat secara Profesional ketika di perlukan, selanjutnya dari kegiatan Ini KEMENPORA RI akan mengadakan Pelatihan Bersekala Nasional dan mengharapkan Perwakilan dari Pelatihan Sekarang bisa ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan Latihan Manajemen Penaggulangan Bencana ini di Ikuti oleh 100 Orang peserta yang terdiri dari Unsur Mahasiswa Pecinta Alam, Utusan Pelajar, Organisasi Pemuda, Banser, dan Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI), hadir pada kesempatan itu Sekda Kabupaten Kuningan DR H Dian Rahmat Yanuar, Utusan BPBD Kabupaten Kuningan, Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Kuningan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan..
Dalam Sambutannya, Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, mengatakan, pentingnya peningkatan pemahaman mengenai manajemen penanggulangan bencana. Sehingga latihan ini dapat memperkuat kapasitas peserta, menjadikan garda terdepan dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kuningan.
Sekda Kabupaten Kuningan mengatakan kondisi bencana alam saat ini sulit diprediksi, karena bisa terjadi dimana saja baik berupa kebakaran, longsor, banjir dan lainnya. Untuk itu penyadaran ikhtiar kesiapan menghadapi bencana harus dipahami, “Sekarang bukan lagi tanggap darurat bencana, melainkan paradigmanya bergeser lebih pada pencegahan pengurangan akan resiko bencana. Untuk itu harus memahami tanda-tanda alam atau potensi bencana, lebih baik mencegah daripada menanggulangi,” ungkapnya.
Sekda Dian yang Juga Kepala BPBD Kabupaten Kuningan menuturkan, peran aktif pemuda dalam kegiatan kemanusiaan dan tanggap bencana harus dilakukan melalui latihan dan sinergitas dengan semua pihak. Pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam membangun ketangguhan pemuda akan pencegahan dan penanggulangan bencana.
Melalui kegiatan ini, Sekda Dian berharap peserta dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana, menjadikan penanggulangan sebagai tanggungjawab bersama.
Sementara itu Pembina LPIA yang juga Ketua PPSI Kuningan KH. Muhammad Ali Subhan mengatakan , mengatakan, bahwa para pemuda mesti memiliki pemahaman tentang kebencanaan, sehingga akan memberikan solusi dalam penanggulangan bencana alam, selain itu kewaspadaan bencana sosial,”ujarnya.
Lebih lanjut KH. Muhammad Ali Subhan mengatakan kegiatan ini sebagai upaya menciptakan relawan yang berkualitas handal dan mampu bergerak cepat dan efektif demi kemanusian, sebagai langkah antisipasi dalam pertolongan.














