Bentuk Karakter Pegawai, Kemenkumham Jateng Gelar Pengajian Rutin

Rabu, 18 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bentuk Karakter Pegawai, Kemenkumham Jateng Gelar Pengajian Rutin

SEMARANG, Patrolinews86,Com. – Seiring dengan kebutuhan akan peningkatan kualitas pelayanan yang baik, peningkatan kemampuan pegawai tidak hanya dilihat secara pemahamam terkait pekerjaan saja, tapi juga secara rohani sebagai wadah pembentukan karakter yang baik.

Atas dasar tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah kembali menggelar pengajian rutin melalui Badan Amalan Islam (BAI) Pengayoman, Rabu (18/10) di Masjid Al Hikmah.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Tejo Harwanto, didampingi Kepala Divisi Administrasi, Hajrianor. Bertindak sebagai penceramah, Ustadz Haris Budiatna dan kajian ini diikuti pegawai Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah yang beragama Islam.

Pada kesempatan tersebut, Kakanwil menyampaikan kegiatan pengajian sebagai bentuk pembinaan rohani guna mendukung kinerja pegawai.

“Pengajian ini diadakan sebagai upaya untuk melakukan pembinaan rohani guna mendukung kinerja pegawai dan juga membentuk karakter pegawai yang baik,” ujar Tejo.

Topik yang disampaikan kali ini mengenai Terkumpul sifat qanaah pada Diri Anda di Pagi Hari. Disini Ustadz Haris menggarisbawahi sifat qana’ah itu telah terkumpul pada diri seorang muslim, maka hakikatnya ia telah mendapatkan dunia seisinya.

Ustadz Haris menguraikan bahwa seseorang mendapatkan rasa aman di rumahnya (pada diri, keluarga dan masyarakatnya), diberikan kesehatan badan, dan memiliki makanan pokok pada hari itu di rumahnya, maka seakan-akan dunia telah terkumpul pada dirinya.

“Rizki yang disebutkan dalam hadits tersebut dikatakan cukup dan patut disyukuri. Inilah sifat qana’ah yang harus dimiliki oleh setiap muslim,” ujar Ustadz Haris.

Ia melanjutkan bahwa yang namanya bertakwa, selalu merasa cukup dengan kekayaan. Ia tidak rakus dengan terus menambah. Kalau pun menambah karena hartanya dikembangkan, ia pun merasa cukup dengan karunia Allah yang ada. Dan yang namanya bertakwa berarti selalu menunaikan kewajiban yang berkaitan dengan harta tersebut melalui zakat, menempuh jalan yang benar dalam mencari harta dan menjauhi cara memperoleh harta yang diharamkan Islam.

Rencananya pengajian akan kembali digelar kedepan pada setiap hari Rabu sebelum melaksanakan tugas sebagai pengganti apel pagi.

(Susi)

Berita Terkait

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
PULUHAN ORMAS PEMUDA PANCASILA BERKUMPUL DI GOR TRISANJA MENGGRUDUG KANTOR PIMPINAN CABANG GERAKAN ANSHOR TEGAL. 

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 

Berita Terbaru