Setelah Klaten, PKUB Kecamatan di Purworejo Dikukuhkan.

Kamis, 12 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Setelah Klaten, PKUB Kecamatan di Purworejo Dikukuhkan.

 

PURWOREJO – Patrolinews86.com. Setelah Kabupaten Klaten berhasil membentuk Paguyuban Kerukunan Umat Beragama ( PKUB ) Tingkat Kecamatan di 26 Kecamatan dan PKUB Desa/Kelurahan di 401 Desa/Kelurahan.
Kini Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM mengukuhkan Pengurus dan Anggota Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Tingkat Kecamatan se Kabupaten Purworejo Rabu ( 11/10/2023 ).

Pada pengkuhan tersebut, tidak kurang 112 orang ditunjuk sebagai pengurus PKUB Tingkat kecamatan se Kabupaten Purworejo masing-masing PKUB tingkat kecamatan sebanyak 7 orang di 16 kecamatan.

Pengukuhan bertempat di Pendopo Kecamatan Purworejo yang juga dihadiri Wakil Bupati Yuli Hastuti SH, Forkopimda , Sekda, dan Kepala Kantor Wilayah ( Kakanwil ) Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Musta’in Ahmad.

Bupati berharap, kepengurusan PKUB Tingkat Kecamatan se Kabupaten Purworejo dapat membantu Pemerintah Kecamatan di Purworejo dalam menyelesaikan permasalahan- permasalahan umat beragama di Kabupaten Purworejo.

“Sebagai wilayah yang penduduknya beragam dengan mobilitas tinggi, Kabupaten Purworejo memang sangat rentan terhadap terjadinya gesekan antar umat beragama.” katanya.

Menurutnya, peran FKUB dan PKUB Kecamatan sangat strategis sebagai wadah untuk merawat kerukunan antar umat beragama.

“FKUB dan PKUB Kecamatan berperan sebagai mitra konsultatif bagi Pemerintah daerah dan Kecamatan dalam memberikan rekomendasi kebijakan terkait dengan kerukunan umat beragama di Kabupaten Purworejo” katanya.

Harapannya kedepan dapat terus tercipta kerukunan dan keharmonisan umat beragama, yang sangat penting untuk mendukung terlaksananya pembangunan daerah dan pembangunan nasional.

“Berkumpulnya para tokoh dari berbagai agama dalam satu forum kerukunan seperti ini, mencerminkan bahwa kebersamaan dan keharmonisan masyarakat Purworejo telah terwujud dengan baik,” katanya.

Melalui para tokoh agama yang sekaligus juga menjadi pemuka masyarakat di lingkungannya masing-masing, Bupati berharap agar nilai-nilai kebersamaan dan jati diri bangsa yang santun, penuh toleransi serta prinsip-prinsip musyawarah dan kekeluargaan dalam menyelesaikan berbagai masalah, dapat ditumbuh kembangkan.

“Kita semua harus tetap memelihara komitmen para pendahulu kita, para pendiri negeri tercinta ini, yang sejak awal telah menyadari keberagaman kita. Sejak awal kita telah dibekali dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika,” imbuhnya.

Kepada para tokoh agama Bupati mengajak senantiasa menjaga kondusifitas masyarakat.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Musta’in Ahmad yang hadir dalam acara tersebut mengharapkan agar semua pihak dapat memahami program moderasi beragama.

Musta’in mengatakan, moderasi beragama adalah cara memandang dalam beragama secara moderat. Yakni memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan tidak ekstrem, baik ekstrem kanan maupun ekstrem kiri.

“Saat ini kita sedang mengejar ketinggalan dari negara lain, jika kita melihat dari bidang potensi yang ada, negara kita merupakan salah satu negara yang kaya akan hasil dari bumi, laut, dan semua isinya. Apa lagi di wilayah Jawa Tengah, karena negara kita dikenal dengan bumi yang gemah ripah lohjinawi, oleh karenanya kita semua harus fokus pada spirit sinergitas yakni kerukunan dan kegotongroyongan, agar jangan kita seperti ungkapan anak ayam mati di lumbung padi” kata Musta’in Ahmad.

Musta’in menambahkan, masyarakat di Jawa Tengah memiliki kreativitas dan nilai budaya yang sangat tinggi. Oleh karena itu tidak hanya masyarakat, namun aparat pemerintah juga harus bersama-sama menentukan langkah-langkah yang tepat untuk memberikan respons positif terhadap pembangunan di masing-masing wilayah, terutama dalam beragama.

“Ada tujuh program prioritas yang saat ini telah diagendakan oleh Menteri Agama, dan salah satu program tersebut yaitu penguatan untuk moderasi beragama. Bagaimana kita bisa mengelola pendidikan agama kita dengan baik. Mewujudkan masyarakat yang  Fiddunnya Hasanah . Tanpa saling menikam, tentunya ada kesepakatan bersama untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera,” pungkasnya.
( Teguh/Moch.Isnaeni )

Berita Terkait

Pelantikan Enam Camat dan Mutasi Pejabat Diduga Ada Indikasi Titipan dan Transaksional
Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu
Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Camat Darangdan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati

Berita Terbaru

Uncategorized

Casino non AAMS in Italia – vantaggi e svantaggi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB

Uncategorized

Fortune Tiger slot de cassino

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB

Uncategorized

Top 10 Casinos en Ligne (2026) – Sites Fiables & Légaux

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB