Kuningan patrolinews86.com –
Dunia Pendidikan Menjadi Skala Prioritas utama dari Pemerintah dalam hal penerima dan penggunaan anggaran dan begitu besarnya Anggaran Negara tergelontor kedalamnya melalui berbagai macam program dari mulai BOS,,DAK dan bantuan pemerintah lainnya.
Selasa (30/5/23) miris sekali ketika kita melihat ada salah satu sekolah dasar (SD) di Cecamatan Cilebak Kab.Kuningan masih ada saja infrastruktur yang kurang terpelihara dalam hal perawatannya. Kenyataan itu seperti salah satu contoh terjadi di SDN CILEBAK yang beralamat di Desa Cilebak Kec.Cilebak Kab.Kuningan Jabar ini terlihat dari bangunan kelas terdapat atap flatporm yang sudah rusak, kayunya pun telah lapuk tapi ko belum diperbaiki padahal kurang elok dipandang mata apalagi bangunan yang rusak itu terlihat langsung dari luar sekolah dan bisa membahayakan bagi siswa didik yang bermain di seputaran lingkungan sekolah tertimpa reruntuhan bangunan yang sudah lapuk.
Patroli berkunjung ke kantor guru hendak mengkonfirmasi adanya hal itu dan bertanya kenapa tdk tersentuh oleh pemeliharaan anggaran dana BOS bantuan oprasional sekolah yang digelontorkan pemerintah pusat APBN, padahal yang seharusnya itu tersentuh anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana dan bisa di implementasikan ke dalam perawatan bangunan atau pemeliharaannya.

Namun sayang Kepsek Kesih Sukaesih, SPd Plt Kepala Sekolah SD Negeri Cilebak kabarnya sedang ada acara kegiatan luar sehingga tidak bisa di pinta komentarnya .
HDalam halmini semoga Dinas Pendidikan Kab.Kuningan lebih memperhatikan lagi terkait masih banyaknya bangunan-bangunan sekolah di wilayah Kabupaten Kuningan ini yang keadaan infrastrukturnya kurang dalam perawatan dan pemeliharaannya terutama diwilayah yang jauh dari pusat kota seperti cilebak ini.
Sementara diperoleh keterangan dari berbagai sumber dilapangan, kabarnya untuk pemeliharaan sarana dan prasarana itu dianggarkan di SDN Cilebak sekitar Rp.20 jutaan kurang lebih di tahun anggaran 2022 bahkan kabarnya lagi di tahun sekarangpun dianggarkan pemeliharaan sekitar Rp.2,7 juta meski baru dana BOS turun tahap 1 , tetapi anehnya atap bangunan kelas tetap menganga mau roboh malah tetap dibiarkan tanpa ada perbaikan./

Liputan habibie..
























