Bantuan SBSN bagi MAN 2 Kab.Cirebon Perlu Diselidiki APH

Minggu, 16 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bantuan SBSN bagi MAN 2 Kab.Cirebon Perlu Diselidiki APH

Cirebon patrolinews86.com – Adanya bantuan ( SBSN ) Surat Berharga Syariah Negara yang digelontorkan bagi Sekolah Madrasah Aliah Negeri 2 Kab.Cirebon Perlu diselidiki oleh aparat penegak hukum dalam realisasinya ,karena dalam bantuan anggaran yang anggarannya mencapai miliaran rupiah itu diduga banyak terjadi adanya dugaan Mar’up dan penggelembungan anggaran dalam acuan pembangunan serta pengadaannya. Tentu kalau hal itu terjadi dan dibiarkan hawatir akan dapat merugikan keuangan negara yang mengarah pada KKN (kolusi korupsi dan nepotisme) bahkan tersiar kabar bukan hanya adanya dugaan penggelembungan anggaran tetapi tersiar kabar adanya kebocoran anggaran buat sukses vie .
Sementara menurut berbagai sumber dilapangan bahwa anggaran yang diterima oleh MAN 2 Kab.Cirebon bantuan yang digelontorkan melalui program ( SBSN ) Surat Berharga Syariah Negara  di tahun 2022 kemarin sangatlah besar dengan rincian diantaranya :  perencanaan pembangunan gedung Rp 97.000.000. engawasan pembangunan gedung Rp.193.795.000 pengadaan mebelai Rp.404.749.000 pengadaan peralatan mesin Rp.18.600.000 pengadaan peralatan gedung kelas Rp.90.639.000 dan pengadaan pembangunan gedung kelas baru sebesar Rp.2.995.268.000 jumlah keseluruhan hampir Rp.3.800.000.000
Menanggapi adanya dugaan itu kepala sekolah Madrasah Alian Negeri (MAN) 2 Kab.Cirebon Drs.H.Muhaemin Mag saat ditemui awak media ini dengan gamblang dirinya mengungkapkan bahwa adanya bantuan itu sama sekali tidak mengetahuinya karena kita hanya menerima kunci tidak sampai dilibatkan kepada pengadaan dan yang lannya.
Dirinya sama sekali tidak mengetahui baik bagian pengadaannya ataupun pemborongnya karena saya sebagai kepala sekolah hanya sebagai penerima manfaat jadi yang diterima oleh kita itu hanya terima kunci jadi baik pengadaan ataupun kegiatan pembangunan sama sekali tidak mengetahuinya dan tidak pernah dilibatkan  ” betul mas saya demi alloh tidak mengetahuinya dan tidak tau apa apa tentang masalah itu, kita hanya menerima kunci  dari kegiatan itu.” Jadi kalau ada apa – apa silahkan saja tanyakan ke depag atau ke kanwil langsung tentang masalah itu biar semua jelas dan terang benderang serta transparan.
Barang barang yang datang pun saya tidak tahu karena sewaktu barang datang itu yang nerima laporan satpam dan ditanda tangani satpam tentang pengiriman barangnya ke sekolah, tetapi yang saya tau salah satu contoh mebeleir ( meja kursi ) dirinya mengakui hanya menerima 36 set meja kursi kali 6 kelas jadi semuanya 216 set meja kursi.tetapi anggarannya tetap tidak tau berapa karena bukan saya yang mengelola.
IMG 20230416 120355 863 scaledcontoh atas : Mebelair yang ada di sekolah
Screenshot 20230416 213123
Contoh mebalai yang serupa di google katalog
Ketika di kasih tau bahwa anggarannya mencapai sejumlah Rp. 404.749.000 jika dibagi 216 set mebelai meja kursi berarti harga satuannya mencapai Rp.1.873.000. Sementara di siplah atau katalog pembelanjaan secara online harga mebelair seperti itu diperkirakan hanya Rp.625.000 per set. Intinya mencapai Rp 800.000 pun tidak sampai .jadi kalau pun benar mahal – mahalnya harganya  mencapai Rp.800.000/ set beraeti ada kelebihan anggaran hampir Rp.1 jutaan per set meja kursi ,kalau misal satu juta dikali 216 set (meja kursi) berarti ada kelebihan anggaran hampir Rp.216.000.000 anggaran sisa.
Melihat hasil hitung hitungan matematika dengan kepala sekolah dan awak media pun ahirnya kepala sekolah bengong , dengan pakta mebelair yang di terima dan dipadukan dengan anggaran yang ada. Tetapi apapun itu dirinya tetap mengaku tidak  tau dan tidak pernah mengeloka masalah itu semua jadi mangga silahkan pertanyakan ke bagian KPA (kuasa pengguna anggaran) ataupun PPK (pejabat pembuat komitmen) dalam masalah ini biar semua terang benderang dan tidak menjadi pitnah bagi yang lain di sekolah yang mengaku  tidak pernah dilibatkan, karena jangankan para guru dan jajaran lain di sekolah saya sendiripun tidak tau sama sekali karena hanya menerima kunci tidak lebih dari itu.” Ungkapnya.
Hingga berita ini dilansir tidak ada komentar dari kemenag Kab Cirebon yang baru yang bernama Dr.H.Moh Ahsan MAg karena hari libur menjelang hari raya dan kabarnya lagi bahwa H.Ahsan menurut kepala Sekolah MAN 2 Cirebon bahwa kemenag yang sekarang tidak tau apa apa tentang kegiatan itu karena waktu itu pada jamannya H.Ridho.//
Liputan khusus ds/dedi

Berita Terkait

Tujuh Mata Lomba Ikut Memeriahkan HUT PGRI di Kecamatan Cipaku Ciamis
Bau Tak Sedap Dana BOS..! 13 SDN di Kecamatan Depok Berpotensi Bakal Berhadapan dengan Persoalan Hukum
Daftar Sekolah SMA/ SMK Negeri Swasta di Kabupaten Kuningan
SMA-SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Majalengka
Madrasah Aliyah Negeri 2  Kota Cirebon Hari ini lagi diperiksa BPKP
Buka Bimtek Penguatan Peran PPID Sekolah Se-Cadisdik Wilayah IV, Kadisdik Dorong Perkuat Ekosistem dan Komunikasi Publik
Kekurangan Tenaga Pengajar, Siswa Kelas 3 dan 6 SDN 2 Rancahan Belajar Satu Ruangan
Kapolres Hadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Tegaskan Komitmen Polisi Peduli Pendidikan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Tujuh Mata Lomba Ikut Memeriahkan HUT PGRI di Kecamatan Cipaku Ciamis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Bau Tak Sedap Dana BOS..! 13 SDN di Kecamatan Depok Berpotensi Bakal Berhadapan dengan Persoalan Hukum

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Daftar Sekolah SMA/ SMK Negeri Swasta di Kabupaten Kuningan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:02 WIB

SMA-SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Majalengka

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Madrasah Aliyah Negeri 2  Kota Cirebon Hari ini lagi diperiksa BPKP

Berita Terbaru