Soal Proyek Huntara di Karanggintung, PPWI Minta Pj Bupati Cilacap Ada Atensi Terkait Penggunaan Anggaran

Senin, 26 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Soal Proyek Huntara di Karanggintung, PPWI Minta Pj Bupati Cilacap Ada Atensi Terkait Penggunaan Anggaran

Cilacap patrolinews86.com -Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap menggelontorkan anggaran melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi warga korban bencana tanah bergerak di Desa Karanggintung, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap.

Namun belakangan muncul sorotan miring dari para pegiat sosial kontrol. Pasalnya, pengelolaan anggaran yang berasal dari APBD 2022 sejumlah Rp481.140.000,00 itu, yang diperuntukkan konstruksi baja ringan sejumlah 24 unit rumah hunian sementara (Huntara), yang dikerjakan penyedia jasa CV Arjuna Perkasa untuk penataan lahan dari BBWS Citanduy, namun nilainya belum dapat dikonfirmasi.

Sementara untuk perapian masing-masing unit rumah yang terdiri dari sketan kusen, daun pintu, kalsiboard, yang konon anggarannya berasal dari CSR BUMN dan sumbangan lainnya, namun sejauh ini pun belum ada pihak-pihak terkait yang memberikan keterangan secara rinci, soal seberapa besar nilai dari CSR dan sumbangan lainnya tersebut.

Ketika Tim Investigasi media ini mengkonfirmasi Kepala Desa Karanggintung terkait hal tersebut, ia justru menyampaikan tidak tahu. “Karena kepala desa hanya sebatas penerima manfaat. Yang tahu detailnya silahkan ditanyakan ke Pak Kalak (Kepala BPBD),” katanya.

Screenshot 20221226 163639

Tim juga tidak mendapatkan gambar bestek terkait perencanaan bangunan tersebut di lapangan, dan hanya buku tamu dan buku direksi saja.

Menyikapi persoalan tersebut, Mulyadi Tanjung atau akrab disapa Buyung, selaku pemerhati, yang juga merupakan anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) mengungkapkan adanya temuan yang kurang beres di pekerjaan tersebut.

“Saya menyarankan agar para pihak yang terlibat dalam pengawasan segera mengaudit dana-dana yang masuk ke proyek Huntara itu. Jangan sampai ada penyimpangan dalam penggunaan anggarannya,” katanya.

“Saya juga minta kepada yang terhormat Ibu Bupati (Pj Cilacap), agar menjadikan perhatian khusus soal pekerjaan yang sedang ditangani BPBD tersebut. Hal ini agar tidak timbul asumsi miring di masyarakat, terkait dugaan penyimpangan dalam proyek Huntara dimaksud,” tegas Buyung.

[26/12/22,]Didi yudi cahyadi ketua Komisi D DPRD CILACAP: penggunaannya harus jelas saran saya dikerjakan sesuai bestek
,Karna proyek ini ada beberapa sumber dana
,Biar pertanggung jawabannya jelas
,,Yg utama kualitas bagus dan manfaat utk masyarakat yg terkena musibah tanah bergerak. (tim Jn)

Berita Terkait

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
PULUHAN ORMAS PEMUDA PANCASILA BERKUMPUL DI GOR TRISANJA MENGGRUDUG KANTOR PIMPINAN CABANG GERAKAN ANSHOR TEGAL. 

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 

Berita Terbaru