Tiga Orang Tewas Dalam Kecelakaan Maut di KM 490 Tol Boyolali.

Kamis, 24 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tiga Orang Tewas Dalam Kecelakaan Maut di KM 490 Tol Boyolali.

Boyolali – Patrolinews86.com.
Kecelakaan maut mobil Alphard menabrak truk trailer di Tol Semarang – Solo, Km 490 atau Tol Boyolali mengakibatkan tiga orang tewas dan dua orang lainnya luka-luka. Salah satu korban tewas dalam dalam kecelakaan itu ternyata pemilik perusahaan pengecoran logam di Ceper, Klaten.

Ketiga korban tewas yaitu Mega Puspita (35) warga Dukuh Bakalan, Desa/Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten. Kemudian Eka Lestari (24) warga Jalan Anggrek/58, Desa Kemirirejo, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang dan Ivan Leandie P (24) warga Perum Pesona Kawi Asri, Blok A-7 RT 03/01, Langkap, Besuki, Situbondo, Jawa Timur. Mega Puspita merupakan pemilik CV Mega Jaya Logam, Ceper, Klaten.

“Ibu Mega Direkturnya, Mbak Ica (Eka Lestari) sekretaris dan Ivan desain gambar,” kata Sulistyowati, marketing CV Mega Jaya Logam kepada awak Media,  ditemui saat mengurus jenazah korban di kamar mayat RSUD Pandan Arang, Boyolali Kamis (24/11/2022).

Dia menyebut Ivan baru bergabung dengan CV Mega Jaya Logam pada Senin (20/11/2022) lalu. Sedangkan korban luka yaitu Jefri Fajar Rifai (42) warga Dukuh Krenekan, Desa Klepu, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten merupakan sopir.

Satu lagi korban luka, Febrian Arif Nur Afan (27) menurutnya bertugas yang mengurus proyek atau tender di Jakarta.

“Jenazah Bu Mega Puspita sudah dibawa pulang ke Klaten,” jelasnya.

Sedangkan dua korban meninggal lainnya kini masih di RSUD Pandan Arang, Boyolali. Jenazah Ivan akan dipulangkan ke kampung halamannya di Situbondo. Begitu juga jenazah Eka Lestari dibawa ke rumahnya di Magelang.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa kecelakaan ini terjadi pagi tadi pukul 04.00 WIB. Tepatnya di Tol Semarang-Solo KM 490,Jalur A di Dk Singgit, Ds Trayu, Kecamatan Banyudono,Kabupaten Boyolali.

Kasi Humas Polres Boyolali, AKP Dalmadi,SH, MH mengatakan kecelakaan tersebut bermula ketika mobil Toyota Alphard bernomor polisi AD-374-Z yang dikemudikan Jefri melaju dari arah barat ke timur atau Semarang ke Solo.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) mobil Alphard warna hitam itu menabrak truk trailer H-1913-AR dari belakang, yang dikemudikan Gunawan (47) warga Kemijen, Semarang Timur, Kota Semarang yang melaju searah di depannya.
Mengakibatkan Benturan yang sangat keras dan Mobil Alphard tersebut ringsek bahkan bisa dikatakan hancur dan mengakibat tiga orang meninggal Dunia, dua lainnya luka luka dan masih dirawat di RSU Pandan Arang Boyolali,Pungkas AKP Dalmadi.
( Samira,Jatmiko )

Berita Terkait

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
PULUHAN ORMAS PEMUDA PANCASILA BERKUMPUL DI GOR TRISANJA MENGGRUDUG KANTOR PIMPINAN CABANG GERAKAN ANSHOR TEGAL. 

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 

Berita Terbaru