Boyolali – Patrolinews86.com.
Desa Candisari yang berada di lereng sebelah timur Gunung Merbabu,dengan udara yg sejuk. Sejauh mata memandang ke barat,Gunung Merbabu yang menjulang tinggi, disitulah kita akan lebih sadar dengan ke Agungan Tuhan Alloh Semesta Alam.
Adapun candi sari yang dikenal dengan Makam Ki ageng Pantaran dan Syeh Maulana Magribi, juga lebih dikenal sampai pelosok Nusantara dengan Bumi Perkemahan Indra Prastha nya.
Pada hari ini Rabu( 28/09/2022) Desa Candisari, Kecamatan Gladagsari,Kab.Boyolali mengadakan Pelatihan dan Penguatan untuk kaum Difabilitas se kecamatan Gladagsari dan bertempat di Balai Desa Candisari.
Menurut Sekretaris Desa Triningsih,SH yang mewakili kepala Desa Candisari yang tidak bisa hadir dalam acara tersebut, karena ada acara yg bersamaan di tempat lain, mengatakan: sesuai dengan Anggaran dana Desa untuk Disabilitan dalam Pelatihan dan penguatan, Desa candisari kebetulan kami ada penyandang Difabel 18 orang.
Adapun kegiatan atau pelatihan hari ini untuk Sablon dan tata cara servis Lampu LED, dengan harapan pelatihan ini bisa menularkan ilmunya kepada Difabel dan karangtaruna Desa Candisari,nantinya bisa berbagi ilmu dan berbagi manfaat, juga nantinya bisa disampaikan di dukuh masing masing.
Harapan kami karena Desa Candisari tahun 2023 sebagai Desa Pilot Projeck Inklusif dan surat pemberitahuan sudah ada, bahwa candi termasuk salah satu Desa Pilot Projeck Inklusif dari 4 desa yang ada di Kabupaten Boyolali.
Untuk itu kami berharap kepada kaum Difabel yang ada di Desa Candi sari, bisa mengembangkan usahanya yang nantinya bisa dibantu dengan anggaran dana desa,kemudian mereka bisa mandiri, bisa menghasilkan dan bisa menghidupi diri sendiri,bisa bermanfaat untuk lingkungan, usaha bisa berkembang dan akan kami awasi juga dampingi, ujar Triningsih.
Masih di lokasi yang Sama Ketua Komonitas Difabel Ampel( KDA ) Sardi mengatakan, dengan pelatihan ini kami sangat terima kasih kepada Bapa Ibu perangkat Desa Candisari yang memberikan anggaran desa untuk Pelatihan dan Penguatan Ekonomi kaum Difabel.
Adapun materi hari ini, Pelatihan Sablon dan Servis Lampu LED.
Adapun pelatihan sablon ini, sebagai tindak lanjut dari saudara Difabel yang kemaren sudah menghasilkan Jahit menjahit pakaian ataupun kaos, tetapi kami masih membutuhkan jasa tukang sablon, dan itu sangat menambah pembekakan/pengeluaran yg tidak sedikit.
Dengan program pelatihan ini, diharapakn kaum Difabel bisa terlatih,Trampil untuk bisa sablon sendiri, dengan beaya yang lebih murah.
Adapun Anggota KDA yang ada 147 orang, tetapi mengingat situasi dan kondisi yang bersangkutan hanya sekitar 38 orang yang aktif.
Program kami Yang belum terlaksana penuh adalah dalam pembuatan kursi roda sendiri, masih dalam tahap pembenahan atau revisi,beberapa titik, supaya nantinya kursi tersebut hasil karya kami,bisa nyaman dipakai, enak dilihat, kuat dan Pantas, pungkas Sardi.( Samira ).













