Cirebon patrolinews86.com – Kepala Sekolah SDN I Pangkalan Kec.Plered Kab.Cirebon yang bernama Rachmat Hasan merasa pusing sewaktu dirinya mendapatkan bantuan rehab, pasalnya Bantuan 400 jt lebih itu tdk bisa mutlak dilaksanakan olehnya semua sebagai mana layaknya swakelola tetapi contoh baja ringan dan kusennya saja semua dipaksa beli dari dinas dari pak irwan dan kita hanya disuruh banyar sekian aja ,” demikian ungkapan rachmat saat bertemu patroli di lapangan menceritakan tentang alur pembangunan yang kini lagi dilaksanakannya .

Melihat pembangunannya dilapangan yang berada di SDN I Pangkalan untuk rehab lagi beresin pemasangan tembok yang sebentar lagi tinggal pemasangan kusen dan baja ringan sementara untuk rehab perpus belum juga di bongkar karena menurut rachmat baru mau dilaksanakan,sementara kepala sekolah sewaktu ditanya kenapa yang kerja bukan orang wilayah setempat tetapi orang luar daerah,dirinya diam sejenak dan beralasan orang sini pada kerja ke sawah.

Menyikapi masalah ini, diharap banyak kalangan pokmas berharap supaya keuangan itu di atur langsung oleh sekolah dan pokmas termasuk pembelanjaan jangan sampai kaya seperti begini dapet bantuan tapi pembelanjaan diatur dari atas jadinya ya kita yang dipusingkan. Sementara diperoleh keterangan sekolah yang mendapatkan bantuan dintaranya.

Untuk itu supaya sesuai aturan dan tidak menjadi preseden buruk dikemudian hari hendaknya masalah ini bisa menjadi penyikapan APH karena tidak menutup kemungkinan ada permainan dan mar’up harga dalam masalah baja ringan yang ditawarkan./ags
























