Kepala SMPN 4 BE, Soleh Herdiana, S.Pd (Tengah berkaca mata) berpose bersama Ketua Komite, Lalan (Kaos hitam) dan para guru.
Baleendah, patrolinews86.com – SMPN 4 Baleendah (BE) yang didirikan pada Tahun 2020 melalui musyawarah mufakat para tokoh masyarakat, dan bermula sebagai kelas jauh SMPN 3 BE, pada Tahun Ajaran 2022/2023 ini sudah berdiri sendiri dan menjadi unit sekolah baru (USB), sekaligus proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) nya juga sudah mandiri. Saat ini SMPN 4 BE sudah mempunyai delapan rombongan belajar (Rombel) masing-masing Kelas 9 dua rombel, Kelas 8 tiga rombel dan kelas 7 tiga rombel. Hal ini dikatakan Kepala SMPN 4 BE, Soleh Herdiana, S.Pd didampingi Ketua Komitenya Lalan, saat berbincang-bincang dengan patrolinews86.com disela-sela acara memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-77 di SDN Jatimekar Desa Bojong Malaka Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung pada Sabtu (20/08/2022) lalu.

Lebih jauh Soleh Herdiana menjelaskan, untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) saat ini mereka masih menumpang di Gedung SDN Jatimekar, karena SMPN 4 BE baru mendapatkan 1 ruang kelas belajar (RKB). “Untuk fasilitas saat ini kami baru mendapatkan 1 RKB dari pemerintah yang dibangun pada Desember Tahun 2021, lokasinya dekat dengan Gedung Kantor Desa Bojong Malaka. Insha Allah pada Tahun 2022 ini akan ditambah lagi 3 RKB, MCK, Pemagaran dan Gerbang diatas lahan seluas 6000 meter persegi. Tapi karena lahan nya bekas sawah atau balong, maka harus diurug atau ditimbun dulu. Mudah-mudahan kalau tidak ada kendala, pada Bulan Desember Tahun ini sudah beres semuanya. Dan SMPN 4 BE sudah bisa pindah ke gedung baru, serta semua KBM bisa dilaksanakan disana”, ujar Soleh Herdiana.
Sementara Ketua Komite SMPN 4 BE, Lalan menjelaskan bahwa lahan yang digunakan untuk membangun Gedung SMPN 4 BE merupakan tanah carik Desa Bojong Malaka, menurut aturan harus dilakukan penggantian dengan lahan yang lain atau tukar guling / Islah. “Dan Alhamdulillah proses Islah tersebut sudah beres, dan nantinya Gedung SMPN 4 BE sudah tidak di tanah carik Desa Bojong Malaka lagi tapi sudah di tanah milik Pemda Kabupaten Bandung”, ujar Lalan menambahkan.

Menurut Soleh Herdiana, saat ini SMPN 4 BE sudah menjadi USB, sama dengan SMPN 5 BE, SMPN 5 Cileunyi dan SMPN 3 Katapang. “Kalau bantuan 3 RKB di SMPN 4 BE nanti sudah selesai, maka kami mempunyai 4 RKB. Maka KBM nantinya akan dibagi menjadi 2 shift, empat rombel dipagi hari, dan empat rombel siang hari. Dan rencananya, sekitar Bulan Januari Tahun 2023 nanti akan dibangun untuk ruang guru dan ruang kepala sekolah”, tambah Soleh Herdiana.

Sebagai Kepala Sekolah, saya sangat mengharapkan adanya bantuan pemerintah untuk tambahan RKB di SMPN 4 BE. Baik itu dari APBD Kabupaten Bandung, APBD Propinsi Jawa Barat maupun APBN. “Sebagai antisipasi bertambah banyaknya yang akan sekolah disini, karena lingkungan SMPN 4 BE daerah yang padat penduduknya. Disamping itu, kami sangat mengharapkan sekali adanya Musholla atau Mesjid di SMPN 4 BE, sebagai sarana untuk ibadah baik guru-guru maupun siswa disini” harap Soleh Herdiana. *(IH. Sianipar)*














