Kuningan patrolinews86.com – Seseorang masuk ke pondok pesantren rata rata ingin menimba ilmu agama untuk memperdalam ilmu agama di jalan alloh agar kita bisa memiliki pegangan hidup yang mampu memberi contoh tauladan serta menjadi penuntun buat yang lain. Intinya masuk pondok pesantren ingin memperdalam ilmu agama dalam kebaikan menuju ridonya sang khalik.
Namun beda dengan orang yang satu ini ,masuk pondok pesantren bukannya mau memperdalam ilmu agama tetapi malah membikin heboh seisi pondok pesantren karena ulahnya mencuri HP milik santri, akibatnya banyak santri memperbincangkan kehilangan handpone (HP) .
Selidik demi selidik hilangnya HP ternyata diduga dilakukan oleh seseorang yang tidak diundang.Orang itu kabarnya bernama App yang masuk ke pondok pesantren di mekarwangi malah melakukan perilaku yang tercela yaitu mencuri HP para santri di pondok pesantren Mekarwangi Kec.Lebakwangi Kabupaten Kuningan.
Seperti disampaikan warga setempat, pelaku awalnya nginap di mushola layaknya seorang santri kadang tidur dikobong ataupun musola jadi kelakuannya hampur persis kaya anak santri dan santri pun tak mengira itu orang luar yang mau jahat, persis jam 3 subuh saat santri pada lelap tidur rupanya niat jelek App mulai beraksi dengan masuk kamar santri ambil hp kejadian pencurian itu terjadi jam 3 subuh dan saat diketahui pelaku sudah pergi sehingga diikuti dan tertangkap di ciawi oleh para santri Jam 22.00 wib .akibatnya pelakupun di dihajar masa sampai babak belur, Akhirnya pelaku pun langsung diserahkan ke Polsek Ciawi guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Tetapi karena tempat kejadian perkara masuk wilayah hukum Kecamatan Lebakwangi sehingga pelaku di antar ke Polsek lebakwangi untuk segera di proses secara hukum.
Adapun jumlah HP yang telah di curi kabarnya sebanyak 2 buah jenis HP redmix 9 kalau diuangkan kabarnya di kisaran harga per buah rp.5jt .
Pelaku yang mengaku bernama App ( pelaku) diduga sudah terbiasa melakukan hal ini hal itu dengan modus yang dia pakai dengan berpakaian sarung layaknya seorang santri di pondok pesantren.
App (pelaku) kabarnya mengaku berasal dari ciberem bahkan kabarnya App adalah adik seorang mantan kepala desa cileuya kec Cibeureum
Liputan patroli Andi kosim
























