FGD Bersama Div Humas Polri, Gandeng Mantan Napiter Dalam Pencegahan Dan Penanggulangan Paham Radikalisme dan Intoleransi

Sabtu, 16 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salatiga, Patrolinews86.com – Dalam rangka pencegahan dan penanggulangan paham radikalisme dan intoleransi Div Humas Polri menggelar FGD (Focus Group Discussion) dengan Tokoh, Agama, Tokoh Masyarakat dan Organisasi Kemasyarakat, dengan tema “Terorisme Adalah Musuh Bersama”, di Pendopo Polres Salatiga, Kamis(14/04/2022).

Tim Divisi Humas Polri yang dipimpin AKBP Gatot Hendro Hartono SE MSi, menggandeng salah satu Mantan Narapidana Terorisme yaitu Muhamad Nasir Abbas, (Mantan Ketua Jamaah Ismamiyah Wilayah Timur).

Dalam kesempatan tersebut Muhamamd Nasir Abbas menceritakan tentang awal mula terjerumus menjadi pelaku terorisme, dimulai dari tidak mau bersekolah selepas lulus SMP dan lebih memilih belajar agama di sebuah masjid, yang kemudian bertemu dengan Ustadz Abu Bakar Baasyir, yang kemudian mengirimkannya ke Afganistan, untuk melaksakann jihad membela Agama Islam.WhatsApp Image 2022 04 16 at 8.37.08 AM 1

Sewaktu di Afganistan inilah dirinya melaksanakan pelatihan militer dan persenjataan, sehingga sampai menjadi guru di sekolah militer tersebut, dan sampai kemudian diangkat menjadi Ketua Jamaah Islamiyah Wilayah Timur yang meliputi wilayah Afganistan dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang tugas utamanya mempersiapkan diri membentuk negara Islam dengan merekrut orang-orang dari wilayah tersebut.

Kelompok saya ini yang merencanakan tindakan melawan pemerintah (Indonesia), dengan berbagai aksi terorisme, seperti pengeboman gereja dan tindakan tindakan pengeboman lainnya.

Syukur Alhamdulillah melalui Polisi Pada 18 April 2003, saya tertangkap dalam keadaan hidup kemudian sampai pada titik dimana menyadari bahwa apa yang saya lakukan selama ini adalah salah, sehingga saya saat ini diberi kesempatan untuk membantu Polisi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan paham Radikalisme dan Intoleransi di Indonesia.

“Karena saat ini dengan berkembangnya teknologi siapa saja bisa direkrut oleh mereka sehingga perlu kita membentengi diri yaitu dengan cara belajar yang baik dan guru yang benar, Indonesia bukan negara kafir namun juga bukan negara Islam, sehingga apabila ada yang ingin mendirikan negara Islam di Indonesia jelas bertentangan dengan hukum.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan sesi tanya jawab dengan narasumber, yang kebanyakan menanyakan terkait masalah terorisme, berapa lama dan upaya apa yang bisa dilakukan untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme dan intoleransi, dengan kesimpulan bahwa dengan toleransi dan hukum yang berlaku di Indonesia dengan Pancasila sebagai Dasar Negara yang dapat mengakomodir seluruh kepentingan bangsa.

Selesai kegiatan Kapolres Salatiga menyampaikan bahwa kegiatan FGD yang dilaksanakan oleh Divhumas Mabes Polri sangat baik untuk menumbuhkan “Wawasan Kebangsaan dan Bangga menjadi Bangsa Indonesia”, sehingga dapat menangkal berkembangnya paham radikalisme yang menjadi pemicu terjadinya Aksi Terorisme’, jelas AKBP Indra Mardiana, S.H, S.I.K, M.Si.( Wibisono,Suhar/Humres Salatiga )

Berita Terkait

Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat
SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING
Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid
HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026
DIPERTUAN AGUNG DAN-RI SAMPAIKAN DUKA MENDALAM ATAS WAFATNYA RAJA SAMU SAMU VI: “KAMI KEHILANGAN SAHABAT, SAUDARA, DAN SOSOK PEJUANG ADAT
Kang DS Dorong Para Santri di Kabupaten Bandung, agar Terus Tingkatkan Kapasitas Diri, Berani Tampil, dan Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa
Satgas TMMD Sengkuyung IV 2026 Boyolali, Bekali Pelajar Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Bahaya Narkoba
Peserta Didik Sespimma Polri Angkatan ke-76 Gelar FGD Optimalisasi Kerja Sama Satgas Pangan Polri dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:24 WIB

SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:35 WIB

DIPERTUAN AGUNG DAN-RI SAMPAIKAN DUKA MENDALAM ATAS WAFATNYA RAJA SAMU SAMU VI: “KAMI KEHILANGAN SAHABAT, SAUDARA, DAN SOSOK PEJUANG ADAT

Berita Terbaru