Dandim juga berharap kepada warga agar bisa menjadi penyaring masuknya paham-paham radikalisme yang ada di wilayah, sehingga paham radikalisme tidak mudah masuk dan mempengaruhi sendi kehidupan ditengah masyarakat.
“Jadikan perbedaan agama, suku, ras dan adat yang ada untuk mempererat persaudaraan sehingga dalam kehidupan bermasyarakat di bisa berjalan harmonis, aman tentram dan nyaman,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Desa Tanjungsari Ahmad Fauzun, S.hut menyambut baik dan bersyukur karena desanya dipercaya oleh TNI Kodim 0710/Pekalongan menjadi ikon sebagai Kampung Pancasila.
“Kami pribadi dan mewakili warga sangat bersyukur dan terimakasih atas kepercayaan ini, dan kedepan kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengimplementasikan Pancasila ini dalam kehidupan di masyarakat khususnya warga Desa Tanjungsari ini,” tandasnya. (HMS/Idris)
Halaman : 1 2
























