Sanusi : Kepala sekolah SMAN I Gegesik  bikin Gereget

Rabu, 16 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto net
Cirebon patrolinews 86.com –
Menelisik kepemimpinan Sanusi sebagai Kepala Sekolah SMAN I Gegesik Kec.Gegesik Kab.Cirebon yang diduga sulit untuk ditemui awak media menjadi greget dan terpancing bagi beberapa awak media untuk semakin ingin ketemu dengan dirinya dan melakukan audensi tentang kinerjanya dan sekaligus mengetahui sejauh mana asas terbuka dan transparansinya dalam mengelola anggaran publik di dalam lingkungan jajaran sekolah itu sendiri.
Pada tanggal 15/2/2022 beberapa awak media dari jurnal polisi news dan patrolinews86 kembali ingin menemui kepala sekolah SMAN I Gegesik yang bernama Sanusi tetapi itulah paktanya ketika kita berkunjung ke sekolah tersebut kembali kepala sekolah sedang tidak ada ditempat dan yang bisa dihubungi hayalah bagian wakasek sarana dan wakasek kesiswaan.
Selang beberapa jam ngobrol dengan mereka ada sebuah obrolan dan tentu hal ini menjadi masukan buat kita untuk bisa lebih cepat bertemu kepala sekolah sekaligus mengadakan wawancara tentang sejauh mana terbuka dan transparansi pada publik terkait dengan pengelolaan keuangan sekolah guna mendukung pada peraturan pemerintah ttg asas terbuka dan transparansinya guna menyukseskan ASN sebagai penyelenggaran negara yang bersih dan berwibawa tercapai, karena menurut bag sarana dirinya sebagai sarana hanya karena dianggap paling senior saja dan mungkin sebuah penghormatan dijadikan bagian sarana tetapi pungsi sarana mengenai pengadaanpun sama sekali tidak mengetahuinya. Kelukesah dan kemunduran jadi saranapun sempat diutarakan untuk memundurkan diri, karena selain  sudah tua menjelang masa pensiun yang tinggal beberapa tahun lagi, juga ingin memberi kesempatan pada yang masih muda sehingga ingin memundurkan diri jadi sarana .Tetapi semua itu tetap dipertahankan oleh kepala sekolah sehingga mau tidak mau kita laksanakan saja.”ungkap dia.
Kepala sekolah yang bernama sanusi pun mencoba dihubunginya namun diakuinya setelah di sms melalui watsap (WA) mengatakan bahwa kepala sekolah mengaku lagi di bank BJB  dan dia berpesan maaf untuk tidak mengganggu karena ada urusan pribadi yang sangat penting.
Pengakuan yang disampaikan bag sarana  itu tentu menjadi pertanyaan besar, karena setiap ke sekolah selalu tidak ada di tempat dan sewaktu bisa di hubungi pun melalui jajarannya selalu alasan yang tidak elok, karena sepenting apakah urusan pribadinya itu ? sehingg disaat jam kerja ternyata lebih mementingkan urusan pribadi dan sewaktu di hubungi dengan dalih maaf lagi ada urusan pribadi dan tidak bisa diganggu.
Sebagai mitra kerja menurut c.raharjo semestinya pihak kepala sekolah lebih arip dan bijaksana serta koveratif dalam berbagai hal minimalnya menjanjikan waktu atau kapan untuk bisa bertemu bukan memponis tdk bisa diganggu apalagi mengaku urusan pribadi. Kita sebagai mitra kerja
tentu hal ini menjadi sebuah pertanyaan besar, benarkah kepala sekolah selalu sibuk diluar kantor ? Atau hanya akal akalan menghindar atau sebuah alibi ketidak mampuan beradaptasi dengan berbagai komponen termasuk awak media sebagai mitra kerja ?
Tentu ini menjadi sebuah masukan bagi pemangku kebijakan dalam menentukan seseorang dalam jabatannya yang sudah tentu haruslah  teruji dari berbagai hal termasuk wawasan cara bergaul dan SDM yang dimiliki agar bisa beradaptasi dan komunikasi dengan baik, dengan siapapun bisa berjalan tanpa ada rasa takut dan ketidak mampuan untuk beradaptasi dan argumen.
Apalagi kalau misalnya ada cara penempatan seseorang dengan cara dukdik ( duduk dulu baru dididik) bukan Dikduk (di didik dulu baru duduk) tentu hal itu malah khawatir akan menghasilkan  seseorang yang belum memiliki SDM (sumber daya manusia) wawasan dan mental yang kuat buat beradaptasi dengan lingkungan sesuai jabatannya dan ini tentu hawatir akan menjadi  sebuah kemunduran dalam kemajuan pelayanan pada masyarakat.
Apalagi masyarakat tentu berbagai ragam sipat adat dan karakter, masing masing punya wawasan SDM dan katakter yang berbeda beda, makanya kalau ada pejabat yang belum kuat wawasan dan mental untuk beradaptasi atas jabatan yang di embannya khawatir jurus  jitu menghindar yang dikedepankan. .//dhian st/chy

Berita Terkait

Operasi Patuh Telabang 2026 Resmi Digelar, Ini Sasaran Prioritasnya
Online Fax Reviews: How Payment Methods Influence Pricing and Selection
Business Fax Integrations: Step-by-Step Setup Guide for Modern Workflows
Kepedulian Ketua FPWI Dampingi Anggotanya dari UGD hingga Kamar Inap Saat Sakit
Whales: Giants of the Ocean
Whales: Giants of the Ocean
Whales: Giants of the Ocean
Whales: Giants of the Ocean

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Operasi Patuh Telabang 2026 Resmi Digelar, Ini Sasaran Prioritasnya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:54 WIB

Online Fax Reviews: How Payment Methods Influence Pricing and Selection

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:54 WIB

Business Fax Integrations: Step-by-Step Setup Guide for Modern Workflows

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Kepedulian Ketua FPWI Dampingi Anggotanya dari UGD hingga Kamar Inap Saat Sakit

Senin, 14 September 2026 - 00:00 WIB

Whales: Giants of the Ocean

Berita Terbaru