” Dan silahkan nanti di tampilkan tari topeng Cirebon atau kesenian lainnya yang dapat menghibur pengunjung, silahkan diadakan kegiatan asalkan jangan lupa mematuhi Prokes, ” ungkapnya.
Kang Emil berharap, selain dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, juga dapat.mengembalikan kejayaan Keraton-Keraton di Indonesia.
Ditempat yang sama Sultan sepuh ke 15 Keraton Kasepuhan Cirebon PRA Luqman Zulkaedin dalam pidatonya mengungkapkan rasa takjubnya atas revitalisasi alun-alun Sangkala Buana yang melastarikan budaya Keraton, sebagai bukti kepedulian seorang pemimpin atas pelestarian Keraton yang memiliki sejarah.
” Meskipun jaman semakin maju, tehnologi semakin canggih, namun ini adalah bukti bahwa Keraton bisa mengimbangi perubahan jaman, dan mengikuti abad moderen, ” tuturnya.
” Mudah-mudahan dengan revitalisasi ini bermanfaat khususnya bagi warga sekitar Keraton dan Warga Kota Cirebon, dan alhamdulilah yang biasanya para pengunjung, para peziarah, para mahasiswa yang belajar secara tertutup, sekarang bisa terbuka menikmati suasana keindahan alun-alun yang bernuansa Keraton,” ucap Lukman
Luqman Juga, menyampaikan terimakasih kepad Gubernur Jawa Barat yang telah mempersembahkan alun-alun yang penuh sejarah bagi Nusantara.
Di area yang sama Wali Kota Cirebon Nasrudin Aziz mengungkapkan hal yang sama, yaitu takjub atas desain alun-alun Sangkala Buana yang di bangun dengan tetap bernuansa Keraton.
” Ini yang sangat di tunggu-tunggu oleh masyarakat Kota Cirebon dan masyarakat sewilayah tiga Cirebon.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya














