Germas Mengajak Masyarakat untuk Membudayakan Hidup Sehat

Kamis, 16 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAL, Patrolinews86.com- Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan

Kota Tegal berlangsung di Ruang Pertemuan Klinik Paru Masyarakat (BP4) Kota Tegal, Kamis (16/12/2021).

Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Johardi mengapresiasi pelaksanaan Germas tersebut. Germas mengajak masyarakat untuk membudayakan hidup sehat, agar mampu mengubah kebiasaan-kebiasaan atau perilaku tidak sehat.

“Germas sangat penting dilaksanakan untuk mencegah timbulnya penyakit-penyakit tidak menular yang saat ini semakin banyak terjadi, baik yang menjangkiti kaum tua maupun muda, karena pola hidup yang tidak sehat,” paparnya.

Dalam sambutan tersebut, Wali Kota berharap acara seperti ini sering diselenggarakan juga secara mandiri oleh masyarakat. Ini penting agar masyarakat menyadari pentingnya hidup bersih dan sehat. Gerakan masyarakat hidup sehat (germas) merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan bagi setiap orang untuk hidup sehat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kota Tegal.

“Germas adalah program skala nasional yang tujuannya pembangunan kesehatan. Maka dari itu terapkan Germas dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah timbulnya berbagai penyakit. Mencegah memang sangat penting daripada mengobati karena biaya berobat tidaklah murah,” ujarnya.

Dengan adanya gerakan masyarakat hidup sehat, diharapkan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang gaya hidup sehat dengan cara meningkatkan aktivitas fisik secara teratur dan terukur, konsumsi sayur dan buah setiap hari.

“Jangan lupa untuk cek kesehatan secara rutin, olahraga teratur, diet seimbang, istirahat yang cukup, dan kelola stres,” ujarnya.

Kepala Dinas Provinsi Jawa Tengah disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Wahyu Setianingsih menyampaikan bahwa Jawa Tengah menargetkan 35 kabupaten/kota sudah ODF di tahun 2020. Namun karena situasi Pandemic Covid-19 keinginan tersebut tertunda. Namun Kota Tegal ternyata mampu mencapai ODF di situasi ini.

“Dari total jumlah KK yang ada di Provinsi Jawa Tengah yaitu 10.412.900 KK, yang berperilaki Stop Buang Air Besar Sembarangan sudah mencapai 95,59 persen,” ujarnya

Wahyu Setianingsih menambahkan bahwa Perilaku Stop Buang Air Besar Sembarangan merupakan salah satu perilaku implementasi pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)

“GERMAS bertujuan untuk menurunkan beban akibat penyakit menular (termasuk pandemi Covid-19) dan penyakit tidak menular, karena tanpa upaya yang signifikan, kecenderungan kesakitan dan kematian serta permintaan pelayanan kesehatan akan terus meningkat sehingga akan menambah beban masyarakat dan pemerintah,” paparnya

Selain itu, Wahyu Setianingsih berharap Deklarasi ODF Kota Tegal hari ini dapat menjadi pemicu semua stakeholder dan masyarakat untuk tetap berperilaku hidup sehat.

“Mari kita membudayakan GERMAS dalam semua tatanan untuk mewujudkan masyarakat Kota Tegal yang lebih sehat dan sejahtera,” pungkasnya.( Susi )

Berita Terkait

Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat
SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING
Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid
HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026
DIPERTUAN AGUNG DAN-RI SAMPAIKAN DUKA MENDALAM ATAS WAFATNYA RAJA SAMU SAMU VI: “KAMI KEHILANGAN SAHABAT, SAUDARA, DAN SOSOK PEJUANG ADAT
Kang DS Dorong Para Santri di Kabupaten Bandung, agar Terus Tingkatkan Kapasitas Diri, Berani Tampil, dan Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa
Satgas TMMD Sengkuyung IV 2026 Boyolali, Bekali Pelajar Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Bahaya Narkoba
Peserta Didik Sespimma Polri Angkatan ke-76 Gelar FGD Optimalisasi Kerja Sama Satgas Pangan Polri dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:24 WIB

SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:35 WIB

DIPERTUAN AGUNG DAN-RI SAMPAIKAN DUKA MENDALAM ATAS WAFATNYA RAJA SAMU SAMU VI: “KAMI KEHILANGAN SAHABAT, SAUDARA, DAN SOSOK PEJUANG ADAT

Berita Terbaru