Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut Wakapolres maka harus dilaksanakan pendekatan Kolaboratif Pentahelix yaitu kolaborasi Stakeholder bersama seluruh elemen masyarakat yang ada di wilayah Kota Tegal.
Oleh karena itu, kesiapsiagaan masyarakat dalam mengantisipasi bencana sangat penting agar mereka mampu melakukan tindakan untuk mengurangi risiko ketika terjadi bencana,” tuturnya.
Sementara dalam diskusi yang diikuti oleh para Camat, Danramil , Kapolsek berikut para kepala Kelurahan bersama ketua LPMK, Relawan dan Linmas Kota Tegal ini menghadirkan nara sumber Kepala Pelaksana BPBD Kota Tegal, Andri Yudi Setiawan,S.Sos dan Kasi Opsnal Pol PP Kota Tegal, M Saefudin Hilmi, S.Ag.
Selain kesiapan personel dan Sarpras guna antisipasi, juga dibahas pemetaan wilayah rawan bencana hingga pembagian relawan kebencanaan melalui pelibatan potensi masyarakat dan pendampingan masyarakat tentang wawasan serta kesiap-siagaan dalam menghadapi bencana.(hms/Susi).
Halaman : 1 2














