“Caranya dengan melakukan langkah-langkah penanganan awal serta selalu berkordinasi dengan jajaran Kapolsek, Danramil, Babinsa, Babinkamtibmas dan relawan di wilayahnya, dan melaporkan setiap kejadian secara cepat dan tepat,” tegas Kapolres.
Menurut Kapolres lanjutnya, bahwa Kota Tegal berdasarkan hasil kajian merupakan daerah yang memiliki tingkat kerawanan dan tingkat risiko serta potensi yang tinggi terhadap bencana seperti banjir, mengingat Kota Tegal posisinya di pinggiran laut yang sewaktu-waktu terjadi rob dan ditambah saat ini sudah memasuki musim penghujan.
Untuk menyikapi hal itulah, kita mengajak seluruh pihak terkait dan lembaga swadaya masyarakat untuk turut bersama-sama berupaya semaksimal mungkin dalam upaya penanggulangan bencana serta kepedulian terhadap lingkungan,” pungkasnya.(Susi).
Halaman : 1 2














