ADANYA STAND ANGGUR KOLESOM CAP ORANG TUA DI PESTIVAL WADUK DARMA PATUT DI PERTANYAKAN

Minggu, 24 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuningan,Patroli news86.com – Pestival Waduk Darma di kec Darma Kab Kuningan beberapa minggu yang lalu tepatnya tgl 17 oktober tahun 2021 yang berlokasi di Waduk Darma cukup meriah dan menjadi hiburan masyarakat kuningan dan sekitarnya,berbagai pestival di tampilkan salah satunya pestival layang layang juga di meriahkan dengan berjejernya stand aneka produk makanan baik umkm masyarakat kuningan dan berbagai perusahana

Namun sayang seribu sayang acara semeriah itu terselip salah satu stand produk berbasis produk nasional dan merek salah satu perusahan yang menuai pro dan kontra yakni produk jamu nasional bermerek cap orang tua yang mana jelas di situ ada spanduk salah satu minuman yang cukup populer di masyarakat yang bertentangan dengan norma norma agama yakni anggur kolesom cap orang tua (AO)yang mengandung alkohol.

Dengan adanya stand jamu cap orang tua beberapa ormas mungkin akan melayangkan surat somasi ke Dinas pariwisata kab kuningan menayakan terkait adanya sponsor stand cap orang tua .IMG 20211024 WA0001

Salah satu ormas yang menyoroti tajam permasalah ini adalah LMPI (laskar merah putih indonesia)marcab kab kuningan yang berencana berkirim surat somasi ke Dinas pariwisata kab kuningan.
Sabtu,23/10/2021,di sekre lmpi Waka lmpi Doni Darius sigagole menuturkan,kami pihak lmpi marcab kab kuningan akan berkirim surat somasi ke Dinas pariwisata kab kuningan meminta klarifikasi terkait adanya stand jamu cap orang tua di pestival waduk darma.

Menurut pandangan kami selaku control sosial masyarakat dan mitra pemerintah dalam mengawal regulasi jelas jelas ini melanggar perda no 2 tahun 2013 tentang penyelenggaraan kepariwisataan ,bahwa dalam penyelenggaraan kepariwisataan harus memperhatikan norma norma agama dan budaya hidup yang berkembang di masyarakat,kok ini jelas jelas ada stand jamu cap orang tua dengan bener spanduk ada gambar anggur kolesom cap orang tua (AO)yang mengandung alkohol 14.7 % melebihi 5% alkoholnya karna menurut kajian ilmiah dan hasil laboratorium yang bisa di pertanggung jawabkan kandungan alkohol di jamu anggur kolesom cap orang tua lebih dari 5%,meskipun mungkin produk orang tua banyak macemnya seperti ada teh gelas.wafer tenggo dan yang lain lainya tapi ini jelas ada bener jamu botol anggur kolesom cap orang tua (AO) kan ini jelas melanggar norma agama dan budaya yang berkembang di masyarakat jadi terkesan seolah pembiaran penjualan bebas anggur kolesom cap orang tua (AO),dalam perda no 2 tahun 2013 hurup g .jelas dilarang menyediakan memperjual belikan minuman keras sesuai ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku.

Pasal 5 nya menyebutkan bahwa minuman beralkohol golongan A,B,C, hanya dapat di jual di Bar hotel berbintang 3 ke atas setelah mendapat izin bupati.
Lebih lanjut menambahkan bahwa inti dasarnya kami lmpi ingin meminta klarifikasi dari Dinas pariwisata sebagai pihak penyelenggara pestival waduk darma kok bisa ada stand produk jamu dengan bener cap orang tua yang jelas jelas terpangpang gambar minuman beralkohol kan ini tempat wisata di situ banyak anak anak dan ibu ibu ,ini jelas melanggar perda no 2 tahun 2013 ,jangan karna nilai financial dari seponsor namun meninggalkan norma norma ke agamaan dan budaya yang berkembang di masyarakat,tandas doni
Uus (boy)patroli

Berita Terkait

Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat
SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING
Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid
HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026
DIPERTUAN AGUNG DAN-RI SAMPAIKAN DUKA MENDALAM ATAS WAFATNYA RAJA SAMU SAMU VI: “KAMI KEHILANGAN SAHABAT, SAUDARA, DAN SOSOK PEJUANG ADAT
Kang DS Dorong Para Santri di Kabupaten Bandung, agar Terus Tingkatkan Kapasitas Diri, Berani Tampil, dan Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa
Satgas TMMD Sengkuyung IV 2026 Boyolali, Bekali Pelajar Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Bahaya Narkoba
Peserta Didik Sespimma Polri Angkatan ke-76 Gelar FGD Optimalisasi Kerja Sama Satgas Pangan Polri dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:24 WIB

SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:35 WIB

DIPERTUAN AGUNG DAN-RI SAMPAIKAN DUKA MENDALAM ATAS WAFATNYA RAJA SAMU SAMU VI: “KAMI KEHILANGAN SAHABAT, SAUDARA, DAN SOSOK PEJUANG ADAT

Berita Terbaru