Aparat ini bisa membantu bidan desa dalam mengedukasi warga terkait perlunya mengikuti tes swab maupun rapid antigen. “Yang lakukan tracing dari tim puskesmas dengan didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas terang Danramil 19/Purwantoro Kpt Inf Hengki Nurchayadi, Rabu (04/08/2021).

Berkat pendekatan tracing contact Covid-19 dari petugas kesehatan dari puskesmas dan didampingi babinsa dan bhabinkamtibmas, warga akhirnya mau mengikuti swab atau rapid antigen. “Persentase yang menolak [menjalani swab atau rapid antigen] sedikit,” ucapnya. (Halimi/Pendim 0728 Wng)
Halaman : 1 2
























