Terkait serapan anggaran subsidi kredit tersebut, Tulus menyampaikan hingga tri wulan pertama tahun 2021 serapannya mencapai hampir 500 juta rupiah, diperuntukkan bagi pelaku usaha terdampak Covid sebanyak 2 ribu lebih UMKM. Menurut Tulus, hingga bulan Juni 2021 anggaran subsidi yang terserap mencapai 1,1 miliar rupiah, yang diberikan kepada 2 ribu lebih pelaku UMKM terdampak covid yang sempat terhenti pada bulan Maret lalu, ditambah dengan 421 debitur dengan outstanding (sisa pinjaman yang belum terbayar oleh debitur) hingga 10 miliar rupiah, yang akan terus mendapatkan subsidi hingga akhir tahun. dengan serapan subsidi per bulan mencapai 85 juta rupiah. Menurutnya, bila hingga akhir tahun sisa bantuan subsidi tinggal 400 juta rupiah, tentu tidak akan bisa mencukupi untuk menyalurkan bantuan ke UMKM lain.
“Harapan kita tadi disampaikan Ibu Bupati, ada penambahan untuk anggaran subsidi ini agar kita bisa kembali menyalurkan kepada UMKM yang lain, (karena) yang ngantri juga banyak,” jelas Tulus. ( Samira )
























