54 Santri Positif COVID-19 Ponpes Di Cileunyi Bandung lockdown

Sabtu, 3 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bandung Patrolinews86.com — Sebanyak 54 santri di Pesantren Yatim Dhuafa Al-Kasyaf, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung terkonfirmasi positif COVID-19. Pihak pesantren terpaksa menutup akses keluar masuk ponpes atau lockdown.

Kades Cimekar Iwan Dharmawan membenarkan informasi tersebut. Iwan mengatakan, pada awalnya ada lima orang santri yang dinyatakan positif COVID-19.

Kemudian, angkanya bertambah setelah dilakukan tracing menjadi 54 orang termasuk santri dan pengajarnya. Iwan menduga penularan terjadi usai libur panjang Lebaran.

“Saya mendapat informasi dari awal sampai hari ini ada 54 orang yang positif terpapar COVID-19 sehabis Lebaran pasca libur panjang khusus untuk di sini, belum di wilayah lain,” ujar Kades Cimekar Iwan Dharmawan, di depan Ponpes Yatim Dhuafa Al-Kasyaf, Selasa (15/6/2021).

Berdasarkan pantauan patrolinews86.com , gerbang menuju lokasi pesantren tertutup rapat. Setiap orang yang akan masuk dibatasi dan harus disemprot menggunakan disinfektan

“Kalau santri yang positif sudah kita pisahkan. Sementara hari ini masih dilakukan pemeriksaan oleh dokter dan puskesmas yang sudah hadir,” kata Iwan.Dari jauh, nampak terlihat sejumlah santri sedang berada di luar gedung. Sebagian santri, kata Iwan, masih berada di dalam komplek yang sama namun dipisahkan.

Pihaknya memutuskan agar pesantren tersebut ditutup sejak Kamis (10/6). Sementara, pihak keamanan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas ikut berjaga dari luar gedung.

“Antisipasi untuk pesantren sekarang dijaga ketat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas hampir sehari dua kali memantau serta mengontrol, termasuk kami dari Desa Cimekar,” ujar Iwan.

“Alhamdulillah kemarin kami juga sudah menyerahkan bantuan, baik sembako, ataupun makanan ringan untuk anak anak,” kata Iwan menambahkan.

Selain itu, ia pun mengkonfirmasi informasi hoaks yang sudah beredar di media sosial. Di mana, dalam informasi hoaks tersebut menyebutkan adanya 187 kasus positif aktif COVID-19 di Desa Cimekar.

“Kalau itu terkait surat edaran yang kami keluarkan yang kami maksud 187 itu data pertahun ini diawali dari bulan Januari 2021, artinya buka per hari itu tapi dari awal Januari terbentuknya PPKM sampai dikelurkannya surat edaran,” ujarnya. ( Risky /nng )

 

 

 

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
PULUHAN ORMAS PEMUDA PANCASILA BERKUMPUL DI GOR TRISANJA MENGGRUDUG KANTOR PIMPINAN CABANG GERAKAN ANSHOR TEGAL. 
K.H.Fadel Abdullah Al-Muhibb, Pentingnya Hablum Minannas dan Hablum Minallah.

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Berita Terbaru

HUKUM

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:45 WIB