Cianjur, patrolinew86.com – Alasan karena desakan ekonomi, dan kurangnya lahan pekerjaan, serta tingkat pendidikan yang rendah. Seharusnya pemerintah lebih memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal atau dalam negeri sehingga mereka, khususnya kaum laki-laki yang harusnya menjadi tolak ukur bekerja, Terlepas dari permasalahan tersebut, Minat warga Cianjur untuk bekerja di luar negeri sampai sekarang tetap ada.
kurangnya perhatian terhadap purna atau mantan TKI juga menjadi persoalan baru.
Terutama di pemberdayaan, karena itu penting agar mereka tidak lagi berangkat ke luar (negeri). Karena menjadi tenaga migran apalagi sektor non formal itu sangat rentan dengan permasalahan.
Kendati demikian, Menurut Ali Hildan Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia Raya (Astakira) Pembaharuan Mengatakan bahwa penanganan kasus para PMI tidak selalu berjalan mulus. Bahkan, ada TKI yang tidak mau pulang, kendati gajinya selama 13 tahun belum dibayarkan.
Untuk kasus yang hilang kontak biasanya terkendala data atau dokumen. Pihak keluarga hanya berbekal fotocopy KK dan KTP yang bersangkutan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya