Persatuan Tahu Sumedang Keluhkan Kenaikan Harga Kedelai dan Minyak Goreng yang Sangat DRASTIS

- Penulis Berita

Senin, 15 November 2021 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Cirebon, Patrolinews’86.com – Ditengah situasi Pandemi COVID – 19 yang berkepanjangan ini, yang sangat berpengaruh sekali dalam bidang Bisnis yang mengalami penurun dalam segi Omset untuk semua sektor bidang usaha apapun, bahkan sudah ribuan para pelaku bisnis yang gulung tikar akibat dampak dari Covid – 19 Salah Satunya yaitu para pengusaha tahu yang Sangat merasakan sekali dampak dari wabah tersebut.

OTING Mewakili para pengusaha tahu. Sumedang ( PERTASUM ) didampingi Putranya BUBUN, ketika ditemui awak media (15/11/2021) dilapaknya Jln. Dewi Sartika Tukmudal Sumber, beliau Menuturkan, bahwa tahu adalah salah satu makanan khas Indonesia yang banyak diminati oleh seluruh masyarakat dari kalangan atas hingga bawah, dan usahanya ini yang dirintis sejak Thn 2001 hingga kini, sangat ini mengalami penurunan hingga 50 persen untuk produksinya, ini semua berawal dari kenaikan Harga bahan baku, yang sangat DRAKTIS, contohnya, Kedelai dan Minyak Goreng,
untuk Kedelai yang awalnya Rp. 7.000 / Kg dan mengalami kenaikan menjadi Rp.10.000 dari 6 Bln ke belakang tepatnya dibulan Mei 2021, dan harga Minyak Goreng juga sama mengalami kenaikan dari harga Rp. 32.000 / kemasan yang berukuran 2 Liter, hingga kini mencapai Rp. 37.000 dengan ukuran. yang sama, dengan kenaikan kenaikan Harga harga tersebut Oting mensiasatinya dengan memperkecil ukuran tahu karena jika menaikan harga penjualan itu jelas tidak mungkin, tuturnya.

BUBUN, juga menambahkan, dalam segi pemasaran yang sangat sulit karena daya beli masyarakat juga sangat berkurang apalagi ketika diberlakukannya PPKM dan .Level 1 – 4 dan masyarakat pun enggan untuk Keluar rumah, sehingga didalam situasi seperti ini bentuk usaha. dibidang apapun bertahan. Saja sudah bagus, beliau berharap kepada Pemerintah Daerah atau Pusat yaitu, ( DISPERINDAG ) untuk segera m ngambil langkah kebijakan agar dapat menurunkan Harga harga tersebut yang anggap kenaikanya sangat signifikan sekali guna mengantisipasi lebih terpuruknya para pengrajin tahu diseluruh Tanah Air kita ini,. karena ini menyangkut Hajat hidup orang banyak harapnya, ( Liputan khusus Agustian )

Berita Terkait

Operasi Pasar Murah di Kota Pekalongan, Solusi Atasi Lonjakan Harga Kepokmas Jelang Ramadhan
Pameran UMKM Expo 2023, ajang Promosi Usaha Kecil Menegah di Majalengka
PT. Garda Utama Arthadarma Lakukan Sosialisasi Ketenagakerjaan di Ikatan Keluarga Cendrawasih Jakarta
PERTOKOAN JALAN RAYA SILIWANGI TIMUR TUTUP MEREKA PILIH HENGKANG
Bakti Sosial Pembagian Sembako Pasca Kenaikan Harga BBM di Wilayah Hukum Polresta Bogor Kota.
Monitoring PMK, Bhabinkamtibmas Kelurahan Harjamukti Pantau Kesehatan Hewan Qurban Jelang Idul Adha
Relawan Muda Tim 7 Satu Sikap 2024 Bersama Jokowi
Inovasi Layanan Pertanahan Kantor Pertanahan diresmikan Bupati Kuningan

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 21:13 WIB

Kapolres Cirebon Kota Bagikan 200 Jas Hujan kepada Pemudik di Jalur Pantura

Jumat, 4 April 2025 - 20:45 WIB

Satlantas Polres Cirebon Kota Bantu Pemudik Pecah Ban di Depan Rest Area 207A Tol Palikanci

Kamis, 3 April 2025 - 19:29 WIB

Pengurus Yatim Bersama Asatidz Asatidzah Gelar Musyawarah Lintas Marhalah*

Kamis, 3 April 2025 - 09:10 WIB

Polres Pekalongan dan Jajarannya Amankan Hiburan Masyarakat Pasca Lebaran Idul Fitri

Rabu, 2 April 2025 - 20:37 WIB

Polwan Pekalongan Berikan Himbauan kepada Pemudik di Rest Area 338A

Rabu, 2 April 2025 - 09:56 WIB

Polisi Pekalongan Bantu Mobil Pemudik yang Mogok

Selasa, 1 April 2025 - 16:26 WIB

Rayakan idul fitri Kapolri ajak masyarakat jaga kesatuan

Selasa, 1 April 2025 - 13:04 WIB

Terpisah dari Keluarga, Ibu dan Anak Ini Datangi Pos Pam Rest Area 338A Pekalongan

Berita Terbaru