Nias patrolinews86.com -Pemerintah kabupaten Nias barat, terus mendorong pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal desa, salah satu bentuk aksis nyata yang di lakukan oleh pemerintah daerah melalui dinas pariwisata kebudayaan adalah pendampingan dan pembinaan desa wisata kamadu Beach di desa Tetehesi kecamatan Sirombu.
Tidak tanggung-tanggung, pembinaan wisata dilakukan melalui kerjasama dinas pariwisata dan kebudayaan kabupaten Nias barat dengan Universitas Sumatra Utara (USU).
Ketua Tim dari USU Prof. Dr. Erika Revida Saragih sebagai ketua Tim bersama kepala dinas pariwisata dan kebudayaan kabupaten Nias barat April Imelda Juita Hia, S.Pd.,M. Si dan rombongan pada Senin (1/11/2021) langsung ke Desa Tetehesi melakukan pembinaan Desa wisata tersebut.
Prof. Dr. Erika menekankan bahwa Kreativitas dan potensi lokal desa menjadi daya tarik utama yang harus dikembangkan selain potensi alam dan ikon yang dimiliki pantai karang Kamadu.
Nama pantai KAMADU merupakan akronim dari kara maduwu yang ada di pantai ini, yaitu sebuah batu besar seperti batu granit yang berdiri kokoh di pantai ini, dengan tawaran panorama yang indah, baik pagi maupun sore.
“Perlu pengelolaan yang memberdayakan Sember daya lokal daya lokal dalam meningkatkan antraksi, aksesibilitas, dan amenitas Desa,” kata Erika.
Kepala dinas pariwisata kabupaten Nias barat April Imelda juitaHia., Spd.,MM.,si., menyampaikan rasa bangga akan antusiasme terhadap semangat sadar wisata melalui pelaksanaan kegiatan pendampingan dan pembinaan Desa Wisata, melalui dari studi kelayakan, rencana Induk (masterplan) dan grand design pengembangan serta segera melengkapi kelengkapan dokumen hibah sebagai legalitas perencanaan pengembangan Desa Wisata. Melalui pembinaan ini diharapkan Desa Wisata mampu berkembang bahkan maju dan mandiri. Tentunya ini membutuhkan kolaborasi dan kerja sama semua pihak terkait, mulai dari pemerintah kabupaten Nias Barat melalui dinas pariwisata dan kebudayaan.
Pendampingan tersebut diikuti oleh kepala desa, perangkat Desa, Tokoh masyarakat dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Tetehesi dan Desa Ombolata (Desa Wisata persiapan) sebagai peserta kegiatan mengikuti pembinaan dengan antusias dan responsif terhadap materi pengembangan dan pengelolaan desa wisata yang di sampaikan oleh Tim pembina dan pendamping.//
Fatika Daeli.